Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mantap, Layanan Siaran TV untuk Daerah 'Blank Spot' Diuji Coba Pada 11 Lokasi

📅 Rabu, 13 Sep 2023, 00:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mantap, Layanan Siaran TV untuk Daerah 'Blank Spot' Diuji Coba Pada 11 Lokasi Doc: ANTARA/Livia Kristianti
Ket. Direktur Jenderal PPI Wayan Toni Supriyanto di Jakarta, Selasa (12/9/2023).

Jakarta - Mantap, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengatakan layanan infrastruktur siaran TV untuk daerah-daerah blankspot atau dikenal juga dengan program bernamaDigital Broadcasting Systemsaat ini tengah diuji coba di 11 lokasi.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Dirjen PPI) Kemenkominfo Wayan Toni Supriyanto mengatakan nantinya dari 11 lokasi tersebut,Kemenkominfo dapat mengambil evaluasi serta kebijakan lanjutan mengenai program itu.

"JadiDigitalBroadcastingSystemini infrastruktur siaran TV untuk daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar). Saat ini memang sedang diuji coba di 11 wilayah. Nah ini adalahmock upatau percontohan jadi kami ambil kebijakan melihat dari yang ada di 11 wilayah ini," kata Wayan, di Jakarta, Selasa.

AdapunDigital Broadcasting Systempada dasarnya disiapkan untuk menjangkau daerah-daerah di Indonesia yang sebelumnya tidak pernah mendapatkan siaran TV sama sekali.

Kemenkominfo mencatat ada sebanyak 113 wilayah yang masuk sebagai daerahblank spotdari siaran TV itu.

Direktur Penyiaran Direktorat Jenderal PPI Kemenkominfo Geryantika Kurnia menambahkan informasi bahwaDigital Broadcasting Systemtersebut akan dikerjakan oleh Lembaga Penyiaran Publik TVRI.

Dalam prakteknya di lapangan, TVRI tidak berjalan sendiri dan mendapatkan dukungan kolaborasi dari Pemerintah Prancis untuk mewujudkanDigital Broadcasting Systemtersebut.

"Jadi saat ini masih berproses, kami lagi siapkan untuk eksekusinya dengan perwakilan Prancis. Jadi nanti akan ada di 113 wilayah layanan dengan jumlah kurang lebih 173 kabupaten dan kota. Rencananya dibangun TVRI, mudah-mudahan mulai pembangunan di akhir tahun ini," kata Geryantika.

Harapannya programDigital Broadcasting Systembisa rampung pada 2024 dan melengkapi layanan industri penyiaran dengan lebih baik dan setara di Indonesia.

Sebelumnya, terkait dengan industri penyiaran,Kemenkominfo juga telah berhasil melaksanakan Analog Switch Off (ASO) atau migrasi siaran TV analog ke siaran TV digital di tingkat nasional.

Kemenkominfo memastikan ASO nasional secara resmi telah berakhir pada 12 Agustus 2023, dan saat ini sepenuhnya masyarakat yang sebelumnya dilayani oleh siaran TV analog sudah menikmati siaran TV digital yang kualitas gambar serta suara lebih jernih dan baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.