Perkuat Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian Sleman gerakkan Kelompok Wanita Tani Kembangkan Agribisnis

Senin, 11 Sep 2023, 00:18 WIB

Sleman - Perkuat ketahanan pangan, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menggerakkan kelompok wanita tani (KWT) dengan menggeluti agribisnis memanfaatkan lahan pertanian di lingkungannya.

"Salah satunya dengan mengembangkan budi daya mentimun baby yang memiliki prospek yang cukup bagus," kata Kepala DP3 Kabupaten Sleman Suparmono di sela kegiatan lomba tanam mentimun baby Bupati Cup di KWT Srikandi Mandiri Gejayan, Depok, Minggu.

Menurut dia, dengan agribisnis tersebut diharapkan wanita tani dapat memproduksi komoditas tertentu dan berupaya meraih keuntungan.

"Tidak hanya berupaya meningkatkan produksinya tetapi KWT juga mampu memproduksi timun baby sesuai kebutuhan pasar, baik dari segi kuantitas maupun kualitas," katanya.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo yang hadir pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa sektor pertanian bukan saja memberikan andil terhadap ketahanan pangan, tetapi juga memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap perkembangan perekonomian.

"Oleh karena itu petani harus jeli dalam melihat peluang. Dengan memanfaatkan teknologi, petani juga dapat memperluas pasar untuk meraih keuntungan yang lebih tinggi," katanya.

Lomba tanam timun baby Bupati Cup diikuti 51 melompok wanita tani dari 17 kapanewon (kecamatan) di Kabupaten Sleman.

Kegiatan ini diharapkan agar KWT dapat berkompetisi untuk menghasilkan tanaman timun baby yang sehat, produktivitas tinggi serta memenuhi standar mutu yang baik.

Penilaian dilakukan oleh tim juri yang terdiri dari unsur petugas lingkup Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman serta praktisi ahli budi daya timun baby.

Ada beberapa kriteria penilaian yang terdiri dari penilaian budi daya meliputi jarak tanam, tinggi tanaman, dan lebar daun serta penilaian produksi tanaman timun baby panen ke pertama hingga 20 yang disetorkan ke titik kumpul lelang sayuran Kabupaten Sleman.

Suparmono mengatakan bahwa luas lahan yang dilombakan yaitu 17.126 meter persegi.

"Sampai dengan saat ini produksi timun baby di lahan lomba telah mencapai 32.805 kilogram dengan kualifikasi grade A mencapai 95 persen, grade B tiga persen dan kualifikasi lainnya hanya dua persen," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Paus Leo XIV Desak Dunia Lawan Kemiskinan dan Ketimpangan

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

"Silent Hill: Townfall" Eksklusif Konsol PS5 Minimal Enam Bulan

Resmi Digarap Disney! National Treasure 3 Masuk Pengembangan, Nicolas Cage Siap Kembali?

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.