Perum Bulog Bangka Intensifkan Gerakan Pangan Murah untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

Minggu, 30 Agu 2026, 10:58 WIB

PANGKALPINANG – Perum Bulog Cabang Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengintensifkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah pasar tradisional Pulau Bangka, sebagai upaya menjaga stabilitas harga beras medium di daerah itu.

"Kami tetap melaksanakan GPM guna mengantisipasi kenaikan harga dampak kemarau panjang tahun ini," kata Kepala Perum Bulog Cabang Bangka, Dimas Wage Tantri di Pangkalpinang, Minggu (30/8).

Ket. Foto: Kepala Perum Bulog Cabang Bangka, Dimas Wage Tantri. — Sumber: ANTARA

Ia mengatakan Bulog bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Polri, TNI dan instansi terkait lainnya terus melakukan GPM ini, guna mencegah kenaikan harga beras di masyarakat selama musim kemarau panjang ini.

"Kami berharap dengan adanya gerakan ini dapat menangkal isu akan terjadi kenaikan harga beras khususnya medium karena menurunnya produksi padi petani selama musim kemarau panjang ini," ujarnya.

Ia menyatakan saat ini harga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog di Pulau Bangka masih stabil Rp65.500 per kampil (kemasan lima kilogram).

"Kami memastikan harga beras medium khususnya SPHP tidak ada mengalami kenaikan, karena stok dan pasokan beras bulog berjalan dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," katanya.

Ia mengimbau masyarakat tidak mudah percaya dengan isu-isu terkait kenaikan harga beras medium ini, karena kekurangan stok beras di bulog ini.

"Kami memastikan stok beras di Gudang Bulog Bangka sangat mencukupi dan siap menjaga ketahanan pangan serta stabilitas harga beras di daerah kepulauan ini," katanya.

  • Gerakan Pangan Murah (GPM)
  • Perum Bulog Bangka

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.