Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Asean Sepakat Konsensus Lima Poin Tetap Jadi Rujukan untuk Myanmar

📅 Rabu, 06 Sep 2023, 00:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Asean Sepakat Konsensus Lima Poin Tetap Jadi Rujukan untuk Myanmar Doc: ANTARA/Media Center KTT Asean 2023/Aditya Pradana
Ket. Kursi kosong Myanmar saat pembukaan Pertemuan Menteri Luar Negeri Asean (AMM) di Gedung Sekretariat Asean, Jakarta, Senin (4/9/2023).

Jakarta - Para pemimpin Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) sepakat tetap menjadikan Konsensus Lima Poin sebagai rujukan bagi organisasi regional tersebut dalam menyelesaikan konflik di Myanmar.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 Asean di Jakarta, Selasa pada periode keketuaan Indonesia. Selanjutnya, Laos akan melanjutkan keketuaan bergilir Asean tahun depan.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan bahwa para pemimpin Asean juga sepakat untuk membentuk troika antara keketuaan tahun berjalan (Indonesia) beserta keketuaan sebelum (Laos) dan selanjutnya (Malaysia) untuk keberlanjutan penanganan isu Myanmar.

"Keterwakilan non-politis Myanmar dipertahankan," kata Retno kepada wartawan di Jakarta, Selasa.

Para pemimpin juga telah meninjau implementasi Konsensus Lima Poin. Para pemimpin Asean menyimpulkan bahwa tidak ada kemajuan yang signifikan dalam pelaksanaan konsensus tersebut, ujar Retno.

Oleh karena itu, Asean sepakat untuk tidak mengizinkan Myanmar memimpin blok tersebut pada 2026 sesuai jadwal semula sehingga posisinya akan digantikan oleh Filipina.

Asean selama ini telah melarang para pemimpin junta menghadiri pertemuan tingkat tinggi organisasi tersebut karena tak kunjung melaksanakan Konsensus Lima Poin, yang merupakan kesepakatan damai antara Asean dan pemimpin junta setelah militer menggulingkan pemerintahan terpilih melalui kudeta pada Februari 2021.

Retno mengatakan bahwa pertemuan para pemimpin di Jakarta juga mengapresiasi upaya Indonesia -sebagai ketua Asean- dalam melakukan pendekatan dengan seluruh pihak di Myanmar serta meningkatkan dan melanjutkan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Myanmar.

Selama keketuaannya di Asean, Indonesia dalam sembilan bulan terakhir telah melakukan 145engagementsdengan berbagai pihak di Myanmar. Retno menyebut capaian itu merupakan adalah yang paling banyak dan paling intensif yang pernah dilakukan oleh Asean.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.