Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Di Tengah Ketidakpastian Global, Diperlukan Alternatif Investasi 

📅 Selasa, 05 Sep 2023, 17:52 WIB | Oleh:
Di Tengah Ketidakpastian Global, Diperlukan Alternatif Investasi  Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Info grafis soal investasi.

JAKARTA - Saat ini kondisi ekonomi Indonesia masih cukup baik dimana pada kuartal II-2023, ekonomi Indonesia mampu tumbuh di atas ekspektasi sebesar 5,17%.

Pelaku pasar yakin, kekuatan fundamental ekonomi RI dapat meredam tekanan atas ketidakpastian global, walapun demikian diperlukan anternatif investasi.

Selain itu, kementerian Keuangan mencatat hingga pertengahan Agustus, capital inflow ke pasar finansial domestik mencapai Rp141,9 triliun. Asing terus berburu SBN dngan nilai pembelian Rp116,4 triliun. Selebihnya asing disebut mulai masuk ke saham-saham di Bursa Efek Indonesia dengan nilai akumulasi Rp25,5 triliun.

"Kuatnya capital inflow menunjukan tingginya kepercayaan asing terhadap ekonomi Indonesia," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Konfrensi Pers APBN Kita Edisi Agustus 2023, di Jakarta belum lama ini.

Sedangkan pada keterangan tertulisnya, Head of Research Moduit, Manuel Adhy Purwanto menyampaikan, ada instrumen investasi yang tidak terlalu berdampak dari volatilitas pasar, aman dan dijamin pemerintah yaitu SBN retail.

Pemerintah RI akan menerbitkan SBN jenis Sukuk Ritel 019 (SR019) pada 1 September - 20 September 2023.

"Imbal hasil dan dana pokok investasi SR019 dijamin oleh Undang-Undang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), hingga jatuh tempo dan dananya disediakan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) setiap tahunnya. Jadi sama dengan SBN lainnya, SR019 bisa dikatakan zero risk," katanya.

Pemerintah merilis kupon SR019 yaitu 5,95% untuk tenor 3 tahun & 6,1% untuk tenor 6 tahun. Imbal hasil sebesar itu dipastikan lebih tinggi dari rata-rata deposito perbankan yang saat ini berada di level 3%.

''Instrumen SBNS patut dipertimbangkan, selain aman karena tidak ada risiko gagal bayar, SBN juga memberikan imbal hasil cukup baik, di atas bunga deposito bank Himbara. Jadi berinvestasi di SR019 berarti turut berpartisipasi dan berkontribusi terhadap pembangunan nasional,'' kata Manuel.

Memandang berbagai keunggulan tadi, Manuel menyebut SR019 sangat tepat menjadi pilihan investasi bagi investor pemula, juga bagi investor berpengalaman untuk tujuan diversifikasi aset.

Apalagi produk ini dapat dimiliki dengan harga terjangkau, minimum investasi Rp1 juta, sedangkan maksimal pembelian sebesar Rp5 miliar untuk tenor 3 tahun dan maksimal pembelian Rp10 miliar untuk yang tenor 6 tahun.

Sementara itu, Direktur Pembiayaan Syariah DJPPR Kementerian Keuangan, Dwi Irianti Hadiningdyah menyampaikan, SR019 diterbitkan dalam dua seri pada satu waktu (dual tranches), sebagaimana SBR012, SR018, ST010, dan ORI023.

"Adapun dua SR019 masing-masing 3 dan 6 tahun dengan kupon fixed rate, artinya imbal hasil yang dibayarkan kepada investor akan sama setiap bulan hingga jatuh tempo," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

14 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.