Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Kebakaran Hutan, Dishut Kalsel Bentuk 129 Masyarakat Peduli Api Tangani Karhutla

📅 Minggu, 27 Agu 2023, 05:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Kebakaran Hutan, Dishut Kalsel Bentuk 129 Masyarakat Peduli Api Tangani Karhutla Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
Ket. Masyarakat Peduli Api (MPA) berupaya memadamkan kebakaran lahan di kawasan Landasan Ulin Timur, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (26/7/2021).

Banjarbaru - Cegah kebakaran hutan. Dinas Kehutanan (Dishut) Kalimantan Selatan membentuk 129 masyarakat peduli api (MPA) guna menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang merupakan masalah serius.

"Di Kalsel saat ini sudah terbentuk 129 kelompok MPA tersebar di sembilan kesatuan pengelolaan hutan (KPH) dan Tahura Sultan Adam," kata Kepala Dishut Kalimantan Selatan Fatimatuzahra di Banjarbaru, Sabtu.

Fatimatuzahra mengatakan MPA memiliki peran penting terutama untuk sosialisasi, deteksi dan pemadaman dini sehingga mengurangi karhutla.

"Keberadaan MPA sangat penting. Bagi kami MPA ini adalah ujung tombak dalam penanggulangan karhutla di tingkat tapak," ujarnya.

Saat musim ekstrem, kata Fatimatuzahra, agar karhutla dapat ditanggulangi maksimal, maka harus menjadi perhatian semua pihak termasuk masyarakat pedesaan.

"Kita terus mendorong terbentuk lebih banyak MPA," ungkapnya.

Peran penting MPA yang dibentuk Dishut Kalsel ini, seperti Desa Hamak Timur Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Di Desa Hamak Timur terdapat 400 hektare hutan lindung, sedangkan lahan yang dikelola kelompok petani hutan (KTH) seluas 100 hektare.

Kepala Desa Hamak Timur Sarfani menyebutkan MPA Hamak Timur bisa menjaga kawasan hutan dan juga menjalankan fungsi pengawasan dengan baik.

"Keberadaan MPA ini penting sekali untuk pengendalian kebakaran," ujar Sarfani.

Setiap tahun ketika musim tanam, MPA Hamak Timur menjadi pengawas saat pembukaan ladang dengan cara membakar lahan untuk berladang.

"Rata-rata membuka lahan 0,5 hektar, untuk konsumsi sendiri. Di Hamak Timur ini ada 228 KK," ungkap Sarfani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.