Cegah Kebakaran Hutan, Dishut Kalsel Bentuk 129 Masyarakat Peduli Api Tangani Karhutla
📅 Minggu, 27 Agu 2023, 05:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
Banjarbaru - Cegah kebakaran hutan. Dinas Kehutanan (Dishut) Kalimantan Selatan membentuk 129 masyarakat peduli api (MPA) guna menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang merupakan masalah serius.
"Di Kalsel saat ini sudah terbentuk 129 kelompok MPA tersebar di sembilan kesatuan pengelolaan hutan (KPH) dan Tahura Sultan Adam," kata Kepala Dishut Kalimantan Selatan Fatimatuzahra di Banjarbaru, Sabtu.
Fatimatuzahra mengatakan MPA memiliki peran penting terutama untuk sosialisasi, deteksi dan pemadaman dini sehingga mengurangi karhutla.
"Keberadaan MPA sangat penting. Bagi kami MPA ini adalah ujung tombak dalam penanggulangan karhutla di tingkat tapak," ujarnya.
Saat musim ekstrem, kata Fatimatuzahra, agar karhutla dapat ditanggulangi maksimal, maka harus menjadi perhatian semua pihak termasuk masyarakat pedesaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita terus mendorong terbentuk lebih banyak MPA," ungkapnya.
Peran penting MPA yang dibentuk Dishut Kalsel ini, seperti Desa Hamak Timur Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Di Desa Hamak Timur terdapat 400 hektare hutan lindung, sedangkan lahan yang dikelola kelompok petani hutan (KTH) seluas 100 hektare.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepala Desa Hamak Timur Sarfani menyebutkan MPA Hamak Timur bisa menjaga kawasan hutan dan juga menjalankan fungsi pengawasan dengan baik.
"Keberadaan MPA ini penting sekali untuk pengendalian kebakaran," ujar Sarfani.
Setiap tahun ketika musim tanam, MPA Hamak Timur menjadi pengawas saat pembukaan ladang dengan cara membakar lahan untuk berladang.
"Rata-rata membuka lahan 0,5 hektar, untuk konsumsi sendiri. Di Hamak Timur ini ada 228 KK," ungkap Sarfani.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!