Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harga Emas Jatuh Setelah Ketua The Fed Biarkan Kemungkinan Suku Bunga Naik

📅 Sabtu, 26 Agu 2023, 08:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Emas Jatuh Setelah Ketua The Fed Biarkan Kemungkinan Suku Bunga Naik Doc: ANTARA/Shutterstock
Ket. Ilustrasi - Emas batangan pada uang kertas 100 dolar AS.

CHICAGO - Harga emas kembali merosot pada akhir perdagangan Jumat (25/8) atau Sabtu pagi WIB, mencatat kerugian untuk sesi kedua berturut-turut, karena dolar AS menguat seiring dengan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell membiarkan kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut pada tahun ini.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, jatuh 7,20 dolar AS atau 0,37 persen menjadi ditutup pada 1.939,90 dolar AS per ounce, setelah menyentuh tertinggi sesi di 1.950,40 dolar AS dan terendah di 1.931,00 dolar AS.

Emas berjangka tergelincir 1,00 dolar AS atau 0,05 persen menjadi 1.947,10 dolar AS pada Kamis (24/8), setelah melonjak 22,10 dolar AS atau 1,15 persen menjadi 1.948,10 dolar AS pada Rabu (23/8), dan terdongkrak 3,00 dolar AS atau 0,16 persen menjadi 1.926,00 dolar AS pada Selasa (22/8).

Namun kemundurannya pada Jumat (25/8) tidak menghentikan harga emas untuk mencatat kenaikan mingguan pertamanya setelah empat minggu berturut-turut mengalami penurunan.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun naik 4 basis poin menjadi 4,274 persen dan indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap mata uang utama lainnya, diperdagangkan naik 0,1 persen pada 104,08, menyusul pernyataan Powell.

Ketua Fed dalam pidatonya di Simposium Ekonomi Jackson Hole di negara bagian Wyoming, AS pada Jumat (25/8), mengakui sifat inflasi yang persisten, mengisyaratkan bahwa kenaikan suku bunga lebih lanjut bukanlah hal yang mustahil. Federal Reserve bermaksud mempertahankan kebijakan pada tingkat yang restriktif sampai mereka yakin bahwa inflasi bergerak turun secara berkelanjutan menuju target 2,0 persen. .

Powell melihat data ekonomi yang "suram" dan mengatakan dia akan melanjutkan dengan hati-hati.

Komentar tersebut meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) berikutnya pada September, sehingga melemahkan harga emas.

Bergabung dengan diskusi Squawk on the Street, Presiden Federal Reserve Cleveland Loretta Mester pada Jumat (25/8/2023) mencatat bahwa inflasi inti masih terlalu tinggi, bertahan di atas 4,0 persen, "kita mungkin masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan."

Indeks Sentimen Konsumen yang dirilis pada Jumat (25/8) oleh Survei Konsumen Universitas Michigan (UM) turun menjadi 69,5 pada survei Agustus 2023, dari 71,6 pada Juli dan di atas 58,2 pada Agustus tahun lalu.

"Emas mengalami pemulihan kecil pada minggu ini namun masih bersifat tentatif dan kecuali jika narasi dari The Fed berubah, atau kita melihat perbaikan yang signifikan dalam data inflasi (atau penurunan dalam angka pasar tenaga kerja dan data lainnya), maka bank sentral mungkin akan kesulitan untuk menghasilkan banyak momentum ke arah positif," kata Craig Erlam dari OANDA dalam sebuah catatan kepada klien.

"Komentar dari Powell tidak menenangkan pikiran para pedagang dan para pedagang semakin dipaksa untuk menerima suku bunga yang tetap lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama, sehingga memperkuat dolar dan kembali membebani emas hari ini."

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September terkerek 0,40 sen atau 0,02 persen, menjadi ditutup pada 24,234 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober bertambah 5,20 dolar AS atau 0,55 persen, menjadi menetap pada pada 948,20 dolar AS per ounce.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.