Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Andien Dirikan 'Setali Indonesia' untuk Kurangi Limbah Fesyen

📅 Jumat, 25 Agu 2023, 19:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Andien Dirikan 'Setali Indonesia' untuk Kurangi Limbah Fesyen Doc: ANTARA/Vinny Shoffa Salma
Ket. Andien

Penyanyi Andien Aisyah atau akrab disapa Andien kini tengah menjalani kewirausahaan sosial bernama Setali Indonesia yang bergerak dalam bidang fesyen.

Saat ditemui dalam acara bincang-bincang bersama di Jakarta, Kamis (24/8), Andien mengatakan bisnisnya tersebut sudah dijalankan sejak tahun 2018. Awalnya, Setali Indonesia merupakan sebuah yayasan yang akhirnya berubah menjadi kewirausahaan sosial di bidang fesyen dan keberlanjutan lingkungan.

"Ada banyak banyak sekali usaha yang dilakukan, salah satunya upcycle (mengolah kembali pakaian-pakaian yang sudah tidak terpakai menjadi barang baru)," kata Andien.

Sebagai industri penyumbang limbah kedua terbesar di dunia, industri fesyen cepat membuat semakin banyak orang yang menggunakan produk fesyen secara berlebihan. Alhasil, limbah fesyen yang dihasilkan akan semakin menumpuk dan menyebabkan permasalahan lingkungan yang cukup mengkhawatirkan.

Andien pun merasa bertanggung jawab terhadap upaya pengurangan limbah fesyen, khususnya di Indonesia. Sebagai figur publik, pakaian menjadi salah satu sorotan penting pada setiap penampilannya.

Namun, acap kali orang-orang berpikir untuk menggunakan pakaian atau produk fesyen yang sama dengan figur publik tersebut sehingga memicu timbulnya perilaku konsumtif yang berlebihan. Oleh sebab itu, Andien ingin mengajak masyarakat untuk lebih perhatian terhadap lingkungan dengan cara mengurangi konsumsi barang, salah satunya produk fesyen.

"Kegiatan upcycle ini juga dilakukan untuk menciptakan sirkulasi ekonomi, memberdayakan tukang permak keliling," kata Andien.

Kewirausahaan sosial yang diusungnya tidak hanya berfokus pada pengurangan limbah fesyen, melainkan juga untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan penghasilan. Sejak pandemi kemarin, Andien turut memberdayakan tukang jahit serta buruh garmen yang sempat mengalami penurunan pemasukan karena sulitnya mencari pelanggan.

Andien juga bermitra bersama beberapa perusahaan dan komunitas untuk menggerakkan kembali perilaku berkelanjutan serta membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di bidang fesyen. Dia pun aktif melakukan pelatihan kepada komunitas-komunitas di Indonesia untuk memperpanjang rantai kebaikan bersama.

"Kita berupaya sebisa mungkin supaya bahan-bahan itu (sisa pembuatan pakaian) tidak secepat itu sampai ke landfill (tempat pembuangan sampah)," kata Andien. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Modena Tawarkan Diskon hingga 77 Persen di PRJ

19 menit yang lalu | Haryo Brono

Rona
Modena Tawarkan Diskon hing...
Nasional
DPR RI Ingatkan Pariwisata ...
Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.