Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Gagal Panen, Pasaman Barat Lakukan Konsep Pertanian Cerdas

📅 Kamis, 24 Agu 2023, 16:54 WIB | Oleh:
Antisipasi Gagal Panen, Pasaman Barat Lakukan Konsep Pertanian Cerdas Doc: Antara/HO-DTPH Pasaman Barat
Ket. Salah satu lahan sawah di Kabupaten Pasaman Barat. Saat ini Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura melakukan berbagai upaya antisipasi gagal panen saat musim hujan.

SIMPANG EMPAT - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura melakukan teknologi pertanian cerdas atau smart farmingdengan pengaturan kalender tanam dan teknis budidaya antisipasi gagal panen karena pengaruh banjir di musim hujan saat ini."Di Pasaman Barat saat ini lagi musim hujan dan rawan banjir. Antisipasi sejak dini perlu kita lakukan," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Pasaman Barat Doddy San Ismail di Simpang Empat, Kamis.Ia mengatakan pertanian cerdas mencakup berbagai jenis teknologi, seperti sensor tanah dan cuaca, sistem irigasi otomatis, pemantauan tanaman secara real-time, analisis data untuk pengambilan keputusan, dan robotik pertanian.Dengan menggunakan teknologi pertanian cerdas, petani dapat menjaga lingkungan pertanian dengan lebih efektif, meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, dan meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.Kemudian antisipasi kedua adalah dengan menjalankan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP)Tujuannya, katanya untuk memberikan perlindungan kepada petani jika terjadi gagal panen sebagai akibat resiko banjir, kekeringan, dan serangan oraganisme pengganggu tumbuhan."Mengalihkan kerugian akibat resiko banjir dan kekeringan. Sasaran penyelenggaraan AUTP adalah terlindunginya petani dengan memperoleh ganti rugi jika mengalami gagal panen," katanya.Resiko yang dijamin dalam AUTP meliputi banjir, kekeringan, serangan hama dan OPT.Pihaknya menargetkan jumlah AUTP mencapai 585 hektare. Nanti petani akan membayar premi Rp36 ribu per hektare dengan nilai tanggungan Rp6 juta per hektare."Dengan adanya AUTP ini maka petani akan terlindungi jika terjadi bencana alam. Selain itu juga kita mendampingi petani dengan penyuluh yang mencapai 103 orang," sebutnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.