Penguatan Integritas, Pemprov Banten Perkuat Sosialisasi Antikorupsi di Lingkungan Sekolah
Rabu, 23 Agu 2023, 00:12 WIBSerang - Penguatan integritas, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Inspektorat memperkuat sosialisasi antikorupsi di lingkungan sekolah, khususnya bagi kepala sekolah sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat di daerah itu.
"Sekolah merupakan salah satu pusat pendidikan karakter anak bangsa. Oleh karena itu, menumbuhkan sikap antikorupsi di lingkungan sekolah sangat penting untuk mewujudkan generasi unggul," kataPelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi BantenVirgojanti usai membuka acara Sosialisasi Antikorupsi untuk Kepala SMA/SMK/SKh Negeri se-Provinsi Banten di Kota Serang, Selasa.
Virgojantimeminta kepala sekolah agar dapat memberikan teladan bagi seluruh siswa, danjuga dituntut mampu mencerminkan tata kelola pelaksanaan anggaran pendidikan yang ditujukan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan.
"Sekolah adalah lembaga yang mengelola anggaran dalam rangka meningkatkan kualitas proses belajar dan mengajar, sehingga sikap antikorupsi terus disosialisasikan. Jangan sampai nanti terjadi penyalahgunaan anggaran yang dialokasikan di sekolah," katanya.
Menurut dia, kegiatan sosialisasi antikorupsi ini dapat memantapkan langkah kinerja untuk memberikan pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat.
Dia mengatakan sosialisasi antikorupsi merupakan salah satu upaya mewujudkangenerasi emas 2045,sehingga harus dipersiapkan dari sekarang, mulai dengan karakternya, kemudian juga kecerdasan intelektualnya serta budi pekerti yang baik.
"Itulah yang kita harapkan nanti ke depan agar Indonesia maju, Indonesia unggul dan Indonesia berkelanjutan," katanya.
Sementara itu, Plt Inspektur Provinsi Banten M Tranggono mengatakan tujuan dilaksanakan sosialisasi antikorupsi di lingkungan SMA /SMK/SKhnegeri se-Provinsi Banten untuk memberikan pedoman kepada kepala sekolah dalam pencegahan korupsi.
"Tentu untuk meningkatkan kualitas dan mendorong terbentuknya tata kelola pemerintah yang bersih, berwibawa, transparan, tidak diskriminasi, akuntabel dan bebas dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme di lingkungan pendidikan," ujarnya.
Selanjutnya, kata Tranggono, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan peran serta pegawai di lingkungan pendidikan dalam mencegah terjadinya tindak pidana korupsi ataupun pidana lainnya.
Kegiatan sosialisasi antikorupsi yang diikuti oleh seluruh kepala sekolah SMA, SMK dan SKhnegeri se-Provinsi Banten ini menghadirkan beberapa pemateridari Satgassus Pencegahan Korupsi Polri, Inspektorat Provinsi Banten, Penyuluh Antikorupsi Provinsi Banten dan Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Banten.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kejari Jakarta Barat Ringkus Terpidana Mafia Tanah yang Buron Sembilan Tahun
-
Aktivitas Wisata Dominasi arus Kendaraan di Jalur Selatan Jateng
-
Alumni Penerima Beasiswa LPDP Tak Bangga Jadi Orang Indonesia, Kemenkeu Harap untuk Hormati Rakyat Indonesia karena Itu Uang Rakyat
-
Hari MRT 2026: Tarif Naik MRT Jakarta Hanya Rp243 pada 24 Maret
-
WALHI Kalbar Temukan 1.316 Titik Panas Karhutla di Lahan Gambut Sepanjang Februari 2026
-
PT KAI Daop 4 Semarang Siapkan Dua KA Lebaran Tambahan
-
Banyak Kecelakaan di Laut, Hati-hati Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Nias
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.