Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dolar AS Melemah, Investor Tunggu Petunjuk Baru

📅 Selasa, 22 Agu 2023, 08:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dolar AS Melemah, Investor Tunggu Petunjuk Baru Doc: ANTARA/Muhammad Adimaja
Ket. Ilustrasi - Petugas bank menghitung uang dolar.

NEW YORK - Dolar AS bergerak sedikit lebih rendah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (21/8) atau Selasa pagi WIB, karena investor menunggu data PMI S&P pada Rabu (23/8/2023) dan Simposium Ekonomi Jackson Hole pada 24-26 Agustus.

Simposium Ekonomi Jackson Hole akan dihadiri oleh Ketua Federal Reserve Jerome Powell dan Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde yang diharapkan memberikan petunjuk untuk panduan lebih lanjut tentang kebijakan moneter mereka.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingnnya, turun tipis 0,07 persen menjadi 103,3100 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro menguat menjadi 1,0898 dolar AS dari 1,0878 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2764 dolar AS dari 1,2740 dolar AS pada sesi sebelumnya.

Dolar AS dibeli 146,0860 yen Jepang, lebih tinggi dari 145,2980 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,8782 franc Swiss dari 0,8824 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3543 dolar Kanada dari 1,3545 dolar Kanada. Dolar AS turun menjadi 10,9443 krona Swedia dari 10,9709 krona Swedia.

Inflasi AS kemungkinan akan moderat lebih cepat daripada di tempat lain, terutama zona euro, menurut Tim Editorial UBS.

"Kami pikir The Fed lebih dekat dibandingkan Bank Sentral Eropa dalam mengakhiri siklus kenaikan suku bunganya, namun faktor fundamental jangka panjang tetap menjadi beban bagi mata uang AS," termasuk valuasi yang mahal, defisit fiskal dan transaksi berjalan ganda, prospek peringkat, serta tingginya alokasi dana-dana di Amerika Serikat, ungkap Tim Editorial UBS.

Laporan Bulanan Buba Jerman menunjukkan bahwa inflasi dapat bertahan lebih lama di atas target bank sentral. Dalam hal ini, risiko inflasi bergerak naik membuat investor memasang taruhan hawkish pada Bank Sentral Eropa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.