Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bekasi Komit Bantu Program Pemerintah Pusat

📅 Jumat, 18 Agu 2023, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bekasi Komit Bantu Program Pemerintah Pusat Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan mengikuti Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Bekasi dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI pada Sidang Tahunan MPR RI di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Rabu (16/8).

BEKASI - Melalui sisi penanaman modal atau investasi, pemerintah Kabupaten Bekasi, berkomitmen mendukung program pemerintah pusat untuk meningkatkan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Bekasi optimistis keuangan negara terus akan membaik.

"Hal ini seiring dengan berakhirnya pandemi, kemudian diikuti iklim investasi yang juga semakin membaik. Kabupaten Bekasi siap mendukung pemerintah pusat untuk itu semua," kata Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan, Rabu.

Dia mengatakan sebagai daerah tujuan primadona penanaman modal baik investor dalam negeri maupun asing, Bekasi mampu menyumbang pendapatan negara dari sektor pajak dan meningkatkan investasi. Banyak upaya terus dioptimalkan pemerintah Kabupten Bekasi agar investor mau menanamkan modal. Ini mulai dari kemudahan proses izin hingga menjaga kondusifitas iklim investasi.

Dani berharap peningkatan pendapatan negara akan berimplikasi terhadap kenaikan nominal transfer keuangan dari pusat ke daerah atau dana perimbangan. Dia mengaku dana perimbangan digunakan pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pembangunan segala bidang prioritas demi peningkatan mobilitas, utamanya sektor industri.

Menurut dia, pembangunan daerah harus menjadi bagian integral dari pembangunan nasional. Jadi, bukan hanya dari aspek infrastruktur, melainkan juga menyentuh sektor ideologi, sosial, serta politik. Apalagi tahun depan, Indonesia menghadapi perhelatan politik. "Kami juga sudah menyiapkan secara dini agar kondisi yang telah terbangun ini dapat tetap terjaga," ucapnya.

Kemudian di sektor sosial dan kesehatan ada upaya penurunan angka kemiskinan ekstrem. Selain itu, juga prevalensi tumbuh kembang anak atau stunting. Ini terlebih sekarang tren kedua kasus kerdil terus menurun signifikan.

Bekasi mengikuti target nasional. Angka stunting Bekasi paling tinggi 14 persen. Pemkab terus menurunkan agar di bawahnya, sedangkan terkait kemiskinan ekstrem diupayakan di bawah satu persen. "Mudah-mudahan bisa tercapai dalam waktu dekat," jelasnya.

Kirab Budaya

Sementara itu, terkait peringatan HUT ke-78 RI, Kabupaten Bekasi menyelenggarakan Kirab Budaya. Di dalamnya terdapat rangkaian parade busana adat dari penjuru Nusantara. Mereka terdiri dari segenap perangkat daerah hingga kecamatan.

Camat Sukatani, Agus Dahlan, turut ambil bagian dengan mengusung konsep Budaya Bali. Ini sebagai penanda Kecamatan Sukatani dihuni juga warga suku Bali. Malah ada Pura Agung Parahyangan Jagat Nata Pasundan.

"Kirab budaya menandakan bahwa toleransi umat beragama Bekasi terjalin erat. Masyarakatnya rukun dan damai. Jadi, nanti kalau ingin tahu budaya Bali tidak usah jauh-jauh ke Pulau Dewata, di Sukatani juga ada. Jadi, Bekasi itu kaya adat Nusantara," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Harga Cabai di Mataram Turu...
Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.