Waspada, Ketinggian Gelombang Laut Selatan Banten Bisa Sampai 4 Meter
📅 Senin, 14 Agu 2023, 11:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Mansur S
LEBAK -Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Serang, Banten, memprakirakan ketinggian gelombang laut di perairan Selatan Banten, sepanjang Senin (14/8) mencapai 4 meter.
Koordinator Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Stasiun Meteorologi Maritim Kelas I Serang, Tatang saat dihubungi di Lebak,mengatakan ketinggian gelombang laut di laut di perairan Selatan Banten berpeluang antara 2,5 meter sampai 4,0 meter.
Selama ini, perairan Selatan Banten atau Samudera Hindia waspada bagi pelaku pelayaran, seperti perahu nelayan, kapal tongkang dan kapal ferry.
Peringatan kewaspadaan bagi pelaku pelayaran itu untuk keselamatan jiwa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebab,kata dia, ketinggian gelombang mencapai 4 meter tentu berpotensi menimbulkan kecelakaan laut.
BMKG mengeluarkan peringatan kewaspadaan bagi nelayan dan pelaku pelayaran di perairan Selatan Banten berlaku Senin (14)8) dan Selasa (15/8).
Peringatan tersebut sudah disampaikan kepada pangkalan pendaratan ikan (PPI), Pelabuhan Merak, Polairud, dan pemerintah daerah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami juga meminta wisatawan untuk tidak berenang di Perairan Selatan Banten," ujarnya menjelaskan.
Ia juga menyebutkan, Perairan Selatan Banten meliputi Pantai Binuangeun, Cikeusik, Cihara, Sukamaju, Panggarangan, Tanjungpanto, Bayah, Pulomanuk, dan Sawarna berpotensi menimbulkan kecelakaan laut dengan ketinggian gelombang 4 meter itu.
Karena itu, pelaku pelayaran perahu nelayan,kapal tongkang dan kapal ferry sebaiknya tidak melintasi Perairan Selatan Banten guna menghindari kecelakaan laut.
Sedangkan, kata dia, ketinggian Perairan Utara Banten berpeluang 0,50 sentimeter dan 1,25 meter.
Ketinggian gelombang Perairan Utara Banten relatif normal dan tidak menimbulkan kecelakaan laut, katanya.
Mereka pelaku pelayaran boleh melintasi Perairan Utara Banten, seperti Pantai Merak, Pulo Merak, Ciwandan dan Anyer.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!