Tingkatkan Kualitas SDM, Papua Barat Pertahankan Pengelolaan Dua SMA Unggulan di Manokwari
Sabtu, 12 Agu 2023, 00:09 WIBManokwari - Tingkatkan kualitas SDM, Pemerintah Provinsi Papua Barat berupaya mempertahankan kewenangan pengelolaan dua sekolah menengah atas (SMA) unggulan, yaitu SMA Negeri Taruna Kasuari Nusantara dan SMA Negeri Keberbakatan Olahraga di Kabupaten Manokwari.
Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat Abdul Fatah di Manokwari, Jumat, mengatakan pemerintah provinsi berupaya agar pengalihan kewenangan pengelolaan SMA/SMK dari provinsi ke kabupaten tidak mengikutsertakan dua SMA unggulan tersebut.
Pengalihan tersebut merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 106 Tahun 2021 tentang Kewenangan dan Kelembagaan Pelaksanaan Kebijakan Otonomi Khusus Papua.
"Kami berupaya agardua sekolah unggulan tersebut tetap dikelola oleh provinsi," kata Abdul.
Untuk itu, kata dia, Dinas Pendidikan Papua Barat telah menyelesaikan Rancangan Peraturan Gubernur (Ranpergub) tentang Penyelenggaraan SMA Unggulan.
Regulasi tersebut, kata dia, saat ini dalam tahapan harmonisasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di Jakarta.
"Pada prinsipnya kementerian sangat mendukung keberadaan dua SMA unggulan tersebut," kataAbdul.
Ia menuturkan Dinas Pendidikan terus berkoordinasi dengan tujuh bupati di Papua Barat, sehingga proses harmonisasi ranpergub dua SMA unggulan dapat berjalan mulus.
Dalam waktu dekat, Gubernur Papua Barat juga akan mengeluarkan surat permintaan dukungan dari DPRD Papua Barat guna memperkuat keberadaan dua SMA unggulan.
"Semoga tahun ini regulasi penyelenggaraan dua sekolah unggulan tersebut bisa keluar," tuturnya.
Ia menjelaskan bahwa kehadiran dua SMA unggulan bertujuan untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) asli Papua yang andal, berkualitas, dan berdaya saing.
Misalnya, SMA Negeri Keberbakatan Olahraga akan melahirkan atlet muda yang siap bersaing di kancah nasional maupun internasional.
"Kalau SMA Taruna Kasuari Nusantara mendidik putra-putri asli Papua jadi pemimpin," katanya.
Selain itu, kata dia, Dinas Pendidikan Papua Barat juga telah berkoordinasi dengan masing-masing kepala SMA unggulan agar mempercepat proses akreditasi.
Hal itu sangat penting agar kedua SMA unggulan di Manokwari memperoleh alokasi anggaran operasional tahun 2024 dari pemerintah pusat maupun provinsi.
"Kalau tidak ada pergub dan akreditasi, maka tidak dapat alokasi anggaran. Saya sudah desak kepala sekolah agar percepat," ucap dia.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Reda Manthovani Apresiasi Kontingen Indonesia yang Lampaui Target di ASEAN Para Games 2025
-
KPK Ungkap Uang Suap untuk Bupati Nonaktif Sudewo Dikumpulkan dalam Karung
-
Mudik Gratis Polres Bogor Diserbu 1.063 Pendaftar dalam 12 Menit
-
Gagal Lepas Landas, Tanker KC-46 Angkatan Udara AS Lumpuhkan Pangkalan Utama - Serangan Ke Iran Terhambat
-
Arus mudik di Pelabuhan Manokwari
-
Citra Satelit: Puluhan Jet Tempur AS Terpantau Berada di Yordania
-
Jadwal Pekan 23 Super League: Saksikan! Pertandingan Tim-tim Kebanggaan Setiap Hari Sepekan Penuh
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.