Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Otorita IKN Jajaki Kerja Sama Membangun Kota Masa Depan dengan Shenzhen

📅 Sabtu, 29 Jul 2023, 20:35 WIB | Oleh:
Otorita IKN Jajaki Kerja Sama Membangun Kota Masa Depan dengan Shenzhen Doc: Istimewa
Ket. Kunjungan Kepala OIKN Bambang Susantono ke Longgang Command Center untuk menyaksikan implementasi beberapa teknologi terakhir terkait smart city, di Shenzhen, pada Jumat (28/7).

SHENZHEN - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono pada Sabtu (29/7) bertemu dengan Wali Kota Shenzhen Qin Weizhong untuk menjajaki kerja sama konkret yang disepakati antara Pemerintah Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Menurut siaran persnya, pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo dengan Presiden RRT Xi Jinping yang menyepakati kerja sama yang lebih erat antara kedua kota, Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Kota Shenzen, pada 27 Juli 2023, lalu.

Dalam kunjungan ini, Kepala OIKN bertemu dengan Urban Planning and Design Institute of Shenzhen (UPDIS), sebagai institusi yang ikut dalam proses pengembangan Kota Shenzhen. Ia juga berkesempatan meninjau command center di Shenzhen, serta menyaksikan implementasi beberapa teknologi terakhir terkait smart city yang telah dikembangkan di Kota Shenzhen.

Dalam pertemuan dengan Kepala OIKN, Wali Kota Shenzhen membagikan pengalamannya membangun Kota Shenzhen, kota yang bertransformasi dari kota kecil menjadi metropolis dalam 40 tahun terakhir.

Saat ini Shenzhen telah menjadi salah satu dari 10 pusat keuangan global, salah satu kota cerdas terbaik di RRT, dan menjadi rujukan pengembangan kota-kota lain di dunia. Berdasarkan pengalaman ini, Wali Kota Shenzhen menawarkan dukungannya untuk turut serta dalam pembangunan dan pengembangan IKN.

Kepala OIKN menyambut baik tawaran ini, serta menyatakan pihaknya terbuka untuk bekerja sama saling tukar pengetahuan, sekaligus mendorong investasi antara Shenzhen dan IKN.

Ia juga memuji transformasi Shenzhen pada empat dekade belakangan, yang hingga kini masih menjadi salah satu rujukan di bidang perencanaan kota.

"Untuk mewujudkan visi sebagai kota hutan yang cerdas dan berkelanjutan, IKN terus belajar dan menyerap pengetahuan dari berbagai kota-kota maju di dunia," ungkap Kepala OIKN.

"Dengan Nusantara sebagai sebuah kota baru sedang dibangun pada fase awal, menjadi tepat untuk belajar dari pengalaman dalam perencanaan dan pembangunan Shenzhen sebagai kota baru dalam 40 tahun terakhir," imbuhnya.

Kunjungan ke Kota Shenzhen ini dihadiri juga oleh Deputi Bidang Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Rachmat Kaimuddin serta Deputi Transformasi Hijau dan Digital Prof. Mohammed Ali Berawi, Deputi Pendanaan dan Investasi Agung Wicaksono, dan Staf Khusus Bidang Manajemen Pengetahuan Cahyadi Indrananto dari OIKN.

Nota kesepahaman (MoU) kerja sama antara IKN dan Shenzhen ditandatangani pada Kamis (27/7) di sela-sela pertemuan Presiden RI Joko Widodo dan Presiden RRT Xi Jinping.

Perjanjian ini ditandatangani oleh Menko Marves Luhut B. Pandjaitan bersama Kepala OIKN Bambang Susantono yang mewakili Pemerintah Indonesia, dan National Development and Reform Commission (NDRC) Zheng Shanjie bersama Wali Kota Shenzhen Qin Weizhong mewakili Pemerintah RRT.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Setelah AGI, Dunia Harus Si...

Masa Depan Bursa Dipertaruhkan

51 menit yang lalu | Lukman

Ekonomi
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Luar Negeri
Prancis Konfirmasi Kasus Eb...
Rona
Data Biometrik SIM Benarkah...
Daerah
Perilaku Konsumtif dan Kebi...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.