Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Topan Doksuri Terjang Taiwan Setelah Hantam Filipina, Tewaskan 6 Orang

📅 Kamis, 27 Jul 2023, 14:16 WIB | Oleh:
Topan Doksuri Terjang Taiwan Setelah Hantam Filipina, Tewaskan 6 Orang Doc: AP/Bernie Sipin Dela Cruz
Ket. Tangkapan layar - Seorang pria melewati banjir setinggi leher di desanya yang disebabkan oleh Topan Doksuri di kota Laoag, provinsi Ilocos Norte, Filipina utara, Rabu, 26 Juli 2023.

TAIPEI/MANILA - Topan Doksuri menerjang Taiwan selatan pada Kamis (27/7) setelah menghantam Filipina. Angin kencang dan hujan badai memicu banjir dan tanah longsor yang menewaskan sedikitnya enam orang di negara Asia Tenggara itu.

Dilaporkan Al Jazeera, badai yang dikategorikan sebagai topan terkuat kedua oleh biro cuaca Taiwan sedang menuju Selat Taiwan selatan dengan kecepatan angin maksimum 191 km per jam pada Kamis pagi.

Doksuri telah kehilangan sebagian kekuatannya setelah menerjang garis pantai utara Filipina pada Rabu (26/7), menjebol tepian sungai, membanjiri desa-desa di dataran rendah, dan menyebabkan tanah longsor.

Di kota Buguias, provinsi Benguet, Filipina, tanah longsor mengubur sebuah rumah dan menewaskan seorang ibu, anaknya, dan dua anak lainnya.Di kota resor terdekat Baguio, seorang remaja berusia 17 tahun tewas ketika tanah longsor mengubur rumahnya, kata para pejabat.

Di provinsi Isabela, juga di utara, seorang wanita penjual roti tewas ketika kepalanya tertimpa pohon kelapa yang tumbang, kata polisi.

Di Taiwan pada Kamis, biro cuaca mengeluarkan peringatan angin dan hujan untuk bagian selatan pulau itu, termasuk kota pelabuhan utama Kaohsiung. Sekolah dan took-toko ditutup. Peringatan longsor dikeluarkan.

Semua penerbangan domestik ditangguhkan di Taiwan, beberapa penerbangan internasional dibatalkan.Layanan kereta api antara Taiwan selatan dan timur ditutup.

Lebih dari 4.000 orang dievakuasi sebagai tindakan pencegahan, sebagian besar di pegunungan Taiwan selatan dan timur, di mana curah hujan hampir 0,7 meter tercatat di beberapa daerah dan curah hujan diperkirakan mencapai satu meter.

Badai telah memutus aliran listrik lebih dari 15.700 rumah tangga di seluruh Taiwan, namun sebagian besar telah pulih.

"Topan Doksuri tidak boleh diremehkan," kata Walikota Kaohsiung Chen Chi-mai dalam sebuah unggahan di Facebook, Rabu malam.

"Polisi dan tentara akan membantu upaya evakuasi paksa jika diperlukan," ujarnya seraya menunjuk ancaman hujan deras di kawasan pegunungan.

Badai diperkirakan akan mendarat di Tiongkok selatan pada Jumat (28/7) pagi.

Pusat Meteorologi Nasional Tiongkok pada Rabu meningkatkan peringatannya dari oranye menjadi merah, peringatan tertinggi dalam sistem peringatan berkode warna di negara itu.

Pihak berwenang juga mendesak warga untuk menyetok makanan, kebutuhan lain, dan lilin sebagai tindakan pencegahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.