- Home
-
- Megapolitan
-
- Kota Tangerang Serentak Im...
Kota Tangerang Serentak Imunisasi Rotavirus
Kamis, 27 Jul 2023, 04:00 WIBTANGERANG - Untuk mencegah merebaknya penyakit diare bayi berusia dua hingga empat bulan maka Dinas Kesehatan Kota Tangerang akan memberikan imunisasi rotavirus secara serentak di seluruh puskesmas, posyandu, rumah sakit, klinik, dan fasilitas layanan kesehatan lainnya tanggal 15 Agustus.
Kepala Dinas Kesehatan, dr Dini Anggraeni, di Tangerang, Rabu (26/7), mengatakan kegiatan imunisasi rotavirus merupakan arahan pemerintah pusat. Imunisasi rotavirus sangat penting sebagai bagian imunisasi anak yang harus dilengkapi. Rotavirus dapat menjadi penyebab diare berat dan bisa berakibat fatal. Virus ini dapat bertahan lama di permukaan benda hingga tangan orang dewasa.
"Rotavirus merupakan penyebab paling umum diare berat anak-anak. Jika tidak ditangani, anak akan mengalami dehidrasi dan berakibat fatal. Pelayanan imunisasi akan memberikan perlindungan dari rotavirus pada diri anak," jelas Dini. Imunisasi rotavirus akan dilaksanakan secara serentak 15 Agustus untuk bayi berusia dua bulan, atau minimal kelahiran 16 Mei.
Lebih jauh, Dini melanjutkan, imunisasi rotavirus sangatlah mudah karena cukup dengan diteteskan saja. Tak hanya dengan imunisasi, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) juga menjadi salah satu upaya meminimalkan persebaran infeksi rotavirus.
Dia mengharap semua menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Dengan dengan PHBS dapat megurangi terkena penyakit. Tetapi, imunisasi juga tidak kalah pentingnya sebagai upaya meningkatkan kekebalan tubuh. "Jadi, semua saling melengkapi," lanjutnya.
Masyarakat Kota Tangerang diimbau untuk membawa bayi ke lokasi kesehatan guna mendapat imunisasi rotavirus dan melengkapi imunisasi-imunisasi lainnya. "Kepada masyarakat Kota Tangerang saya minta membawa bayi ke fasilitas layanan kesehatan terdekat untuk diimunisasi rotavirus tanggal 15 Agustus nanti," ajak Dini.
Selain itu, jangan lupa untuk melengkapi imunisasi lainnya dan selalu menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Semua langkah-langkah tersebut akan kembali kepada diri masing-masing, kalau sudah menjalankannya. "Mari menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dengan PHBS setiap saat," pinta Dini.
Sebelumnya, pada awal tahun, Kemenkes mencatat rata-rata cakupanvaksinasilengkap di Banten sebesar 70,23 persen. Angka ini lebih tinggi dari rata-rata nasional 67,93 persen. Sedangkan untuk Kota tangerang berada di urutan pertama untuk Banten dengan cakupan vaksinasi lengkap tertinggi sebesar 82,12 persen.
Urutan selanjutnya ditempati Kota Tangerang Selatan dan Cilegon yang masing-masing dengan catatan cakupanvaksinasi lengkap sebesar 81,87 persen dan 76,84 persen. Kota Serang dan Tangerang berada di posisi selanjutnya dengan cakupan vaksinasi lengkap sebesar 71,04 persen dan 68,24 persen.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Red Notice Riza Chalid, Prabowo Siapkan Komisi Reformasi Polri, Kapan Buronan Kontroversial Ini Tertangkap?
-
Bukan Sekedar Ngopi Cantik, Festival Kopi Toraja Utara: Ajang ‘Show Up’ UMKM di Pasar Nusantara
-
Menteri ATR: Pendaftaran Tanah Ulayat Mendesak untuk Segera Dilakukan
-
Nandur Srawung #12 Ajak Publik “Eling” Lewat Seni Rupa
-
Satgas Yonif 521/DY Dorong Ketahanan Pangan di Napua Jayawijaya
-
Kabut Asap Dampak Karhutla Muncul di Landasan Ulin Banjarbaru
-
Aggota Dewan DKI Minta Transjakarta Dievaluasi Menyeluruh Imbas Kecelakaan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.