Sentimen Eksternal Dominan
📅 Kamis, 20 Jul 2023, 08:06 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi menguat lanjutan usai libur memperingati Tahun Baru Islam tengah pekan ini. Pergerakan rupiah diperkirakan masih dipengaruhi sentimen eksternal, yakni pasar makin mempertimbangkan segera mengakhiri siklus pengetatan Federal Reserve (The Fed) atau Bank Sentral AS.
Analis pasar uang sekaligus Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Kamis (20/7), bergerak menguat ke level 14.950 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nlai tukar rupiah terhadap dollar AS, Selasa (18/7), ditutup menguat 0,11 persen atau 16 poin dari sehari sebelumnya menjadi 14.997 rupiah per dollar AS.
Analis pasar uang Lukman Leong menyatakan penguatan rupiah terbatasi oleh kekhawatiran perlambatan ekonomi di Tiongkok dan regional Asia setelah pengumuman data Produk Domestik Bruto (PDB) Tiongkok yang lemah.
"Rupiah menguat didukung oleh pelemahan dollar AS yang mencapai tingkat terendah dalam 15 bulan. Penguatan rupiah terbatasi oleh kekhawatiran perlambatan ekonomi di Tiongkok dan regional Asia setelah data PDB Tiongkok yang lemah," ujar Lukman Leong di Jakarta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Faktor penguatan rupiah turut dipengaruhi data perdagangan Indonesia pada Juni 2023 yang menunjukkan penurunan pada ekspor dan impor yang lebih besar dari perkiraan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!