Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keraton Yogyakarta dan Jamu Diajukan sebagai Warisan Dunia

📅 Kamis, 20 Jul 2023, 01:01 WIB | Oleh:
Keraton Yogyakarta dan Jamu Diajukan sebagai Warisan Dunia Doc: Koran Jakarta/Muhamad Ma’rup/tangkapan layar
Ket. Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO di Paris, Ismunandar.

JAKARTA - Pemerintah mengupayakan penambahan warisan dunia yang diakui UNESCO tahun 2023 ini. Adapun objek yang akan diajukan tahun ini di antaranya yaitu Keraton Yogyakarta dan Jamu.

"Jadwal pembahasan sama dengan sidang-sidang UNESCO. Semester berikutnya 2023 ada penetapan situs warisan dunia," ujar Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO di Paris, Ismunandar, dalam temu media secara daring pada Rabu (19/7).

Dia berharap proses pengajuan berjalan lancar sehingga keduanya bisa ditetapkan sebagai warisan Dunia UNESCO. Saat ini Indonesia telah memiliki 10 UNESCO Global Geopark, 11 Memory of the World, dan 20 Cagar Biosfer.

"Diharapkan prosesnya lancar sehingga warisan budaya di Indonesia bertambah," jelasnya.

Ismunandar menekankan, meski sudah mendapat pengakuan UNESCO, Indonesia tetap bertanggung jawab untuk merawat dan memelihara warisan dunia. Pengakuan dari UNESCO hanya menjadikan situs atau objek budaya tersebut menjadi tanggung jawab bersama.

Dia menambahkan, catatan terhadap warisan budaya dunia tidak hanya datang dari internal UNESCO. Pihak eksternal seperti NGO, LSM, dan Organisasi Profesi bisa memberi catatan. "Tidak harus negara dari UNESCO atau pengurus, tapi bisa dari luar," tandasnya.

Amant UUD 45

Ketua Harian Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU), Itje Chodidjah, mengatakan warisan dunia yang ada di Indonesia bukan hanya dijaga oleh rakyat, tetapi oleh masyarakat dunia. Keanggotaan Indonesia pada UNESCO mencerminkan amanat UUD 1945 untuk turut melaksanakan ketertiban dunia. "Warisan dunia yang terdapat di Indonesia sangat banyak dalam berbagai bentuk seperti bangunan, cagar biosfer, arsip sejarah, dan global geopark," katanya.

Dia menerangkan, UNESCO memiliki empat pilar global geopark, yaitu warisan geologi bernilai internasional, pengelolaan, visibilitas informasi, dan kerja sama untuk melestarikan geopark tersebut. UNESCO memang memiliki fungsi melestarikan warisan budaya internasional, namun UNESCO hanya badan yang memberi platform untuk melestarikan warisan budaya.

"Menjaga warisan dunia merupakan tanggung jawab masyarakat dunia. Karena kehilangan warisan dunia nantinya bukan kehilangan untuk Indonesia saja, masyarakat dunia pun merasakan kehilangan," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.