Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Capres Ideal, Pengamat Sebut Ganjar Pranowo Punya Karakter Mirip Presiden Jokowi

📅 Minggu, 16 Jul 2023, 09:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Capres Ideal, Pengamat Sebut Ganjar Pranowo Punya Karakter Mirip Presiden Jokowi Doc: ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng
Ket. Arsip foto - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada pembukaan Pornas Korpri XVI/2023 di Semarang, Jumat (14/7/2023) malam.

Jakarta - Capres ideal. Pengamat Politik Pertahanan Kusnanto Anggoro menilai salah satu keunggulan bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo adalah memiliki karakter seperti Presiden Joko Widodo.

Hal tersebut yang membuat kelompok milenial kampus menilai Ganjar Pranowo sebagai capres ideal.

"Menurut saya, keunggulan Ganjar lebih karakternya yang hampir mendekati Presiden Jokowi," kata Kusnanto dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (15/7) malam.

Selain itu, kata Kusnanto, kelebihan Ganjar Pranowo adalah memiliki pengalaman sebagai politisi saat bekerja di DPR dan kepala daerah.

"Meski Anies juga berangkat dari latar yang sama, tetapi hasil survei dari kalangan kritis kampus ini memperlihatkan realitas yang berbeda. Begitu pula Prabowo Subianto yang bisa dipahami oleh sebab pengalamannya belum begitu teruji sebagai kepala daerah," ujarnya.

Kendati demikian, kondisi ini masih sangat dinamis dan selisih-nya juga diperkirakan tak berbeda jauh dengan survei-survei lainnya.

"Tetapi, hal menarik adalah indikator yang disajikan oleh LPI berbeda dengan riset mengenai preferensi dukungan dari lembaga survei lainnya," tutur Kusnanto.

Selain itu, Dewan Pakar The Habibie Center Indria Samego melihat elektabilitas para capres masih dinamis dan belum ada kepastian.

Hanya saja Indria berharap siapa pun yang terpilih harus melanjutkan pembangunan era Jokowi dan melakukan perbaikan sehingga tidak perlu melakukan dikotomi antara diksi keberlanjutan dan perbaikan.

"Siapa pun terpilih, secara demokratis bisa diterima dan secara politis tidak ada pihak yang terlalu dirugikan. Yang terpenting, di dalamnya harus ada kelanjutan dan perbaikan," pungkas Indria.

Untuk diketahui, survei terbaru Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) menunjukkan bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo menjadi capres ideal versi milenial kampus. Ganjar mengungguli dua pesaingnya, yakni Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan bakal capres Anies Baswedan.

"Dari semua indikator yang diukur, Ganjar unggul dengan angka 36,18 persen, Prabowo Subianto mendapat nilai 33,75 persen, dan Anis Baswedan mendapat nilai 30,07 persen," ujar Direktur LPI Boni Hargens.

Survei itu menyajikan sejumlah indikator, yaitu rekam jejak, integritas, kompetensi,skill, leadership, nasionalisme, dan keselarasan denganleadershippresiden Jokowi.

Dari aspek rekam jejak, kata Boni, Ganjar unggul dengan angka 37,44 persen, disusul Prabowo Subianto 34,38 persen dan Anies Baswedan 28,18 persen. Begitu juga dengan aspek integritas, Ganjar 36,27 persen, Prabowo Subianto 33,93 persen dan Anies 29,80 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Angka Kelahiran Sri Lanka T...

Piala Dunia, Babak Pertama Semifinal, Spanyol Unggul 1-0

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Babak Pertama ...

UE Segera Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Russia

53 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
UE Segera Jatuhkan Sanksi B...
Luar Negeri
Yaman Gelar Unjuk Rasa Besa...
Olahraga
Piala Dunia, Menit 20 Spany...
Luar Negeri
Dubai Bangun Pelabuhan Baru...
Harga Khusus BBM Nelayan Ditetapkan Pemerintah

Harga Khusus BBM Nelayan Ditetapkan Pemerintah

15 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.