Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Udara Jakarta Kembali Jadi Paling Buruk di Antara Kota-kota Besar Dunia

📅 Sabtu, 15 Jul 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Sektor transportasi dan PLTU memang paling berpengaruh terhadap penurunan kualitas udara di Jakarta. Transportasi itu karena kualitas bahan bakar minyak (BBM) yang dijual dan mayoritas dikonsumsi itu kualitasnya tidak terlalu baik. Indonesia, khususnya di Jawa dan Bali, harusnya hanya mengizinkan penjualan BBM yang setara dengan standar Euro 4. Selain itu, gas buang mesin kendaraan juga harus lebih ketat, dengan penerapan fuel economy standard.

Persoalan polusi udara Jakarta, katanya, memang tidak bisa diselesaikan oleh pemda sendiri, tetapi butuh intervensi pusat/nasional.

"Ini harus dilakukan segera karena polusi udara berdampak serius pada kesehatan masyarakat dan biaya kesehatan yang harus ditanggung masyarakat dan pemerintah," tegas Fabby.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun dituntut untuk mengurangi sumber polusi di Ibu Kota agar tidak merugikan warganya. Selain itu, perlu mengimbau publik untuk tidak beraktivitas di luar ruangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.