Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Akreditasi Internasional Siapkan Insinyur Berdaya Saing

📅 Sabtu, 15 Jul 2023, 01:10 WIB | Oleh:
Akreditasi Internasional Siapkan Insinyur Berdaya Saing Doc: koran jakarta/Muhamad Ma’rup
Ket. Ketua Majelis Akreditasi Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE), Satryo Soemantri Brodjonegoro, dalam konferensi pers, 2023 IABEE Engineering Education Outlook, di Jakarta, Jumat (14/7).

JAKARTA - Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nizam, mengatakan akreditasi internasional penting dalam menyiapkan insinyur berdaya saing. Akreditasi jadi bukti insinyur Tanah Air tidak kalah dengan luar negeri.

"Akreditasi berstandar internasional ini penting, karena bidang keinsinyuran ini sudah terbuka luas, untuk secara imternasional," ujar Nizam dalam 2023 IABEE Engineering Education Outlook, di Jakarta, Jumat (14/7).

Dia menerangkan, saat ini Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE) sudah menjadi anggota penuh. Dengan demikian, IABEE menjadi lembaga akreditasi untuk program studi (prodi) keteknikan yang diakui secara internasional.

"Artinya IABEE diakui standar akreditasinya sama dnegan standar yang ada di Australia, Kanada, Jepang dan negara-negara lain," jelasnya.

Model Akreditasi

Nizam menyebut, akreditasi oleh IABEE bersifat sukarela dengan prodi keteknikan melakukan pengajuan. Model akreditasi menitik beratkan pada proses perkuliahan dan capaian lulusan.

Dia menilai, proses akreditasi tersebut lebih baik dari sekadar melihat input yang bersifat kuantitatif. Menurutnya, model akreditasi anggota Washington Accord sangat ketat, untuk memastikan lulusannya kompeten dan sesuai standar seorang insinyur.

Ketua Majelis Akreditasi IABEE, Satryo Soemantri Brodjonegoro, mengatakan, dari sekitar 2.500 prodi keteknikan, baru 8-10 persen saja yang sudah terakreditasi internasional. Dia berharap jumlah tersebut bertambah ke depannya.

Dia menambahkan, untuk bisa terakreditasi internasional oleh IABEE, prodi harus terlebih dulu terakreditasi 'baik sekali' secara nasional. Prodi juga harus menerapkan outcome based education atau pembelajaran berbasis hasil.

Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) periode 2021-2024, Danis Hidayat Sumadilaga, mengungkapkan pihaknya berencana melanjutkan ekspansi keanggotaan IABEE ke dalam Seoul Accord dan Sydney Accord.

Dengan begitu IABEE akan mendapatkan keanggotaan akreditasi internasional Teknologi Informasi dan Komunikasi, serta bidang Engineering Technology.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
OJK Terbitkan Kebijakan Ada...
Nasional
KPK dan OJK Kolabosi Cegah ...
Nasional
Mensos Targetkan pada 2029 ...
  • Rambut Tipis dan Mudah Lepek? Kini Ada Solusi dengan Formula Ultra Ringan
    Preview komentar:
    Keluhan BRI QLola
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
  • PM Pakistan Sebut Kesepakatan AS-Iran Berlaku “Segera” Setelah Kedua Pihak Menandatanganinya
    Preview komentar:
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
    Bagaimana cara menghubungi BRI QLola?
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Parkir liar gimana nihhh dijalan kebon jati,, itu ...
Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.