Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapolda Sumbar Tinjau Lokasi Banjir di Padang

📅 Jumat, 14 Jul 2023, 16:35 WIB | Oleh:
Kapolda Sumbar Tinjau Lokasi Banjir di Padang Doc: ANTARA/FathulAbdi
Ket. Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat Irjen Pol Suharyono usai mengunjungi lokasi terdampak banjir di Padang, Jumat (14/7).

PADANG - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat Irjen Pol Suharyono meninjau langsung lokasi banjir yang menggenangi permukiman warga di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Padang sekitar pukul 15.00 WIB.

"Kami mendatangi lokasi saat ini untuk melihat kondisi terkini serta memastikan penanganan terhadap warga yang terdampak bencana banjir," katanyadi Padang, Jumat (14/7).

Ia mengatakan puluhan personel Brimob Polda Sumbar telah dikerahkan ke lokasi sejak Jumat pagi untuk membantu evakuasi warga.

"Evakuasi dilakukan terhadap warga yang rumahnya digenangi air dengan ketinggian satu meter lebih, mereka dibawa ke lokasi yang lebih aman dan tinggi," jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, di lokasi setempat juga telah dibentuk posko pengaduan serta dapur umum untuk membantu konsumsi warga yang rumahnya digenangi oleh air.

Dalam kunjungan bersama para pejabat utama Polda Sumbar itu, iajuga menyerahkan bantuan kepada masyarakat berupa makanan, minuman, mi instan, pakaian dan selimut.

"Kami berharap bantuan ini bisa membantu warga yang terdampak banjir, semoga genangan air cepat surut dan hujan tidak turun lagi," jelasnya.

Selain kawasan Dadok Tunggul Hitam, ia sebelumnya juga sempat mengunjungi asrama Polisi di Alai yang juga terkena banjir.

Kapolda juga menginstruksikan seluruh personel kepolisian di provinsi setempat untuk siaga bencana.

"Kami perintahkan para personel untuk bersiaga agar memberikan respon cepat dan penanganan ketika terjadi bencana," kata Suharyono.

Sementara itu Ketua LPM Kelurahan Dadok Tunggul Hitam Novrizal mengatakan ada sembilan RW yang terdampak banjir di lokasi setempat, yakni RW 08, 09, 10, 11, 12, 13, dan 14.

"Air mulai naik ke perumahan warga sekitar pukul 03.00 WIB hingga satu meter lebih, jumlah warga yang terdampak di sembilan RW mencapai 1.500 unit Kepala Keluarga (KK)," jelasnya.

Saat ini warga yang terdampak banjir membutuhkan bantuan berupa makanan, minuman, pakaian, serta selimut karena barang-barang di rumah warga basah terendam air., demikian Novrizal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.