• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Ilmuwan Berhasil Identifik...

Ilmuwan Berhasil Identifikasi Spesies Buaya Purba di Thailand

Jumat, 14 Jul 2023, 17:15 WIB

BANGKOK - Para ilmuwan baru-baru ini menemukan spesies aligator yang sebelumnya tidak diketahui dengan struktur tengkorak yang berbeda, yang berkembang subur di Thailand kuno sekitar 230.000 tahun yang lalu. Penemuan ini, menurut sebuah studi baru, telah menawarkan wawasan tambahan ke dalam sejarah evolusi buaya Asia.

"Makhluk tersebut memiliki hubungan evolusi yang dekat dengan buaya Tiongkok," kata penelitian yang diterbitkan pada Kamis (13/7) di jurnal Nature's Scientific Reports.

Ket. Foto: Alligator munensis — Sumber: RFA/Nature/Márton Szabó

Identifikasi spesies yang baru digali ini dimungkinkan dengan memeriksa tengkorak fosil yang hampir lengkap secara cermat, diperkirakan berusia lebih muda dari 230.000 tahun.

Spesies prasejarah itu ditemukan di daerah Ban Si Liam di Distrik Non Sung, Provinsi Nakhon Ratchasima, sekitar 300 kilometer timur laut Bangkok. Nama yang dipilih untuk spesies ini, Alligator munensis, diberikan sebagai penghormatan kepada Sungai Mun di dekatnya.

Spesien ini menunjukkan karakteristik tengkorak yang khas, seperti moncong lebar dan pendek, struktur tengkorak yang tinggi, jumlah soket gigi yang berkurang, dan lubang hidung yang diposisikan jauh dari ujung moncong.

Buaya adalah reptil semi-akuatik besar dalam ordo Crocodilia. Sebagian besar ditemukan di habitat air tawar, tetapi ada buaya yang bisa ditemukan di habitat air tawar dan air asin.

Ada dua spesies aligator yang masih hidup yaitu aligator Amerika (Alligator mississippiensis) dan aligator Tiongkok (Alligator sinensis) atau yang juga dikenal sebagai aligator Yangtze, yang ditemukan di daerah kecil di timur laut Tiongkok.

Para peneliti yang menganalisis sisa-sisa fosil dan melakukan perbandingan menyeluruh dengan 19 spesimen milik empat spesies buaya yang telah punah dan buaya yang masih hidup untuk memahami hubungan evolusioner antara makhluk itu dan spesies lain, kata para peneliti dalam sebuah pernyataan.

Menurut penelitian, tengkorak Alligator munensis menampilkan ciri-ciri yang mirip dengan buaya Tiongkok, termasuk lubang kecil di langit-langit mulut, tonjolan di bagian atas tengkorak, dan tonjolan tinggi di belakang lubang hidung.

Para ilmuwan percaya bahwa kedua spesies ini memiliki hubungan dekat dan mungkin berasal dari nenek moyang yang sama yang mendiami dataran rendah sistem Sungai Yangtze-Xi dan Mekong-Chao Phraya.

Kenaikan ketinggian Dataran Tinggi Tibet tenggara sekitar 23 hingga 5 juta tahun yang lalu menyebabkan pemisahan antara leluhur bersama mereka, yang mengarah pada pengembangan spesies yang berbeda, para peneliti berspekulasi.

Para peneliti juga mencatat adanya soket gigi besar di bagian belakang mulut buaya purba, yang menunjukkan potensi memiliki gigi kuat yang mampu menghancurkan cangkang. Mereka mengatakan bahwa makanannya kemungkinan termasuk mangsa bercangkang keras, seperti siput, bersama hewan lainnya. RFA/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

Coco Gauff Juara Cincinnati Open 2026! Tampil Perkasa dan Ukir Prestasi Gemilang

Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Bakal Direlokasi, Ini Persiapannya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.