Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Saingi OpenAI, Elon Musk Luncurkan Perusahaan AI Bernama xAI

📅 Kamis, 13 Jul 2023, 12:04 WIB | Oleh:
Saingi OpenAI, Elon Musk Luncurkan Perusahaan AI Bernama xAI Doc: Cilicon Republic/NASA
Ket. Elon Musk saat di markas SpaceX pada October 2019.

FLORIDA - Elon Musk telah meluncurkan xAi, perusahaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk menyaingi OpenAI, pencipta ChatGPT, yang dituduhnya "woke".

Pada Rabu (12/7), xAI mengatakan tujuan dari perusahaan baru ini adalah untuk "memahami sifat sebenarnya dari alam semesta".

"Apa pertanyaan paling mendasar yang belum terjawab?"kata xAI di Twitter, aplikasi media sosial yang dimiliki oleh Musk.

Musk, CEO Tesla dan SpaceX, mengatakan dalam sebuah cuitan di Twitter bahwa perusahaannya akan berusaha "memahami kenyataan".

Staf xAI berisikan mantan karyawan OpenAI, Google, Microsoft, Tesla, DeepMind, dan Universitas Toronto, menurut situs web perusahaan itu.

Direktur Center for AI Safety, Dan Hendrycks memberi nasihat kepada perusahaan, menurut situs webnya. Hendrycks awal tahun ini mengorganisir surat peringatan terbuka bahwa AI dapat menimbulkan risiko eksistensial bagi umat manusia, kekhawatiran yang digaungkan oleh Musk.

Musk membantu mendirikan OpenAI pada 2015 namun meninggalkan startup yang berbasis di San Francisco itu pada 2018 karena konflik kepentingan terkait pekerjaannya pada AI di Tesla.

Musk yang membidik "virus woke" di masyarakat, sejak itu menuduh ChatGPT bias mendukung pandangan sayap kiri dan benar secara politis.

Sejak membeli Twitter pada Oktober 2018, Musk yang menggambarkan dirinya sebagai absolutis kebebasan berbicara, telah melonggarkan aturan moderasi dan mengaktifkan kembali akun sayap kanan yang sebelumnya dilarang, yang menurut para kritikus telah menyebabkan lonjakan ujaran kebencian dan ekstremisme di platform tersebut.

Pada April, Musk menyatakan niatnya untuk meluncurkan chatbot saingan bernama TruthGPT.

Musk mengatakan kepada mantan pembawa acara Fox News Tucker Carlson dalam sebuah wawancara bahwa chatbot baru itu akan menjadi "AI pencari kebenaran maksimum yang mencoba memahami sifat alam semesta".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.