Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kalangan Milenial Didorong Ikut Investasi Surat Berharga Negara

📅 Sabtu, 01 Jul 2023, 00:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kalangan Milenial Didorong Ikut Investasi Surat Berharga Negara Doc: ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng
Ket. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah (jateng) Sumarno.

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mendukung kalangan milenial melek berinvestasi surat berharga negara yang keamanannya dijamin oleh negara dan ikut berpartisipasi dalam pembiayaan pembangunan.

"Data dari Kementerian Keuangan ternyata dari sisi orang yang sudah berinvestasi di surat utang negara sebanyak 62 persen adalah anak-anak milenial. Artinya mereka telah mendapat literasi lebih dulu dan sudah peduli untuk berinvestasi," kata Sekretaris Daerah Provinsi JatengSumarno, di Semarang, Jumat (30/6).

Ia menjelaskan surat berharga negara merupakan produk investasi yang diterbitkan dan dijamin oleh pemerintah Indonesia,yang bertujuan untuk membuka kesempatan bagi masyarakat luas agar dapat berpartisipasi dalam pembiayaan pembangunan negara.

Terdapat dua jenis surat berharga negara, yakni surat utang negara dan surat berharga syariah yang masing-masing bisa menjadi pilihan investasi aman. "Surat utang negara ini pilihan investasi yang secara keamanan cukup aman karena dijamin negara, dan kalau berbicara konvensional dari sisi suku bunga juga lebih tinggi dari deposito," ujarnya.

Diaberharap edukasi dan sosialisasi investasi surat berharga negara lebih digencarkan masyarakat menjadi melek tentang investasi, dan tidak terjebak investasi ataupun pinjaman daring yang semakin marak di masyarakat.

Sekda menegaskan, investasi bodong sangat berisiko, karena pendekatannya kerap menawarkan dan menjanjikan dengan nilai imbalan besar dan tidak masuk akal.

Bahkan, tidak sedikit yang terkena investasi bodong karena tergiur berbagai imbalan maupun keuntungan besar yang dijanjikan.

"Literasi ini ternyata membuat anak-anak milenial sudah berpikir memperoleh hasil dengan berinvestasi. Ini saya sangat senang karena sekarang banyak investasi bodong. Investasi bodong ini sangat berisiko dan merugikan," katanya pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.