Bagaimana DNA Mempengaruhi Sidik Jari dan Warna Mata?
📅 Sabtu, 01 Jul 2023, 09:47 WIB | Oleh: Tim PenulisMari kita gunakan warna mata sebagai contoh. Warna mata kita bergantung pada berapa banyak eumelanin yang kita miliki di dalam iris mata. Eumelanin adalah pigmen berwarna hitam kecokelatan dan menyerap cahaya dalam jumlah besar. Individu yang memiliki banyak eumelanin dalam iris mata, memiliki warna mata yang tampak gelap, seperti cokelat.
Ada beberapa gen yang bertanggung jawab untuk mengontrol produksi eumelanin dalam mata, tapi salah satu yang paling penting gen untuk warna mata disebut OCA2 yang terletak pada kromosom 15.
Di sinilah buku instruksi DNA kita kembali berguna. Pada posisi tertentu dalam urutan DNA kita, kita memiliki dua nukleotida, satu pada kromosom yang diwarisi dari ibu kita dan satu lagi pada kromosom dari ayah kita. Individu dengan dua salinan "G" pada posisi tertentu di dekat OCA2 (mewarisi satu "G" dari ibu dan satu lagi "G" dari ayah) menghasilkan lebih sedikit eumelanin dan lebih cenderung memiliki mata biru.
Sebaliknya, individu dengan satu atau dua salinan "A" pada posisi yang sama menghasilkan lebih banyak eumelanin dan cenderung memiliki mata cokelat. Para peneliti bekerja untuk meningkatkan teknologi FDP setiap hari, karena individu dengan warna mata menengah seperti hijau dan cokelat sangat sulit untuk ditentukan atau diidentifikasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, kemampuan untuk menentukan apakah DNA TKP berasal dari individu dengan mata biru atau cokelat mungkin merupakan informasi yang dibutuhkan penyelidik untuk mempersempit kelompok tersangka.
_Demetrius Adyatma Pangestu dari Universitas Bina Nusantara menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris _![]()
Cristina Abbatangelo, PhD Student, Anthropology, University of Toronto
Sebaiknya Anda baca juga:
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!