Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DSV Limiting Factor, Kapal yang Berhasil Mencapai Dasar Palung Mariana

📅 Selasa, 27 Jun 2023, 06:25 WIB | Oleh:
DSV Limiting Factor, Kapal yang Berhasil Mencapai Dasar Palung Mariana Doc: CALADAN OCEANIC - IMO / AFP

Kapal selam wisata Titan hilang kontak ketika mengunjungi bangkai kapal Titanic pada Minggu (18/6), seperti yang telah dilakukan beberapa kali sebelumnya. Pada Kamis (22/6) kapal itu diumumkan mengalami ledakan yang menjadikannya pecah menjadi beberapa beberapa bagian.

Kapal selam wisata tersebut memiliki misi untuk mengantarkan orang berwisata ke tempat bangkai kapal Titanic yang tenggelam pada 15 April 1912 di Samudra Atlantik Utara, dengan harga mahal. Sebelum insiden itu, kapal selam ini berhasil menyelam di tempat yang sama sebanyak tiga kali.

Banyak keberhasilan menyelami laut dalam telah dilakukan sebelum Titan. Bahkan bukan hanya laut dalam, namun juga berhasil menyelami palung yang kedalamannya sangat ekstrem, jauh melampaui tekanan yang diterima lambung kapal ini.

Sebelum Titan, seorang penjelajah Amerika telah menemukan sampah plastik di dasar laut sekaligus memecahkan rekor penyelaman terdalam yang pernah ada pada 2019. Victor Vescovo turun hampir 11 kilometer (10.927 meter) ke tempat terdalam di samudra di Palung Mariana, Samudra Pasifik dengan kapal selam DSV Limiting Factor.

Dia menghabiskan empat jam menjelajahi dasar palung dengan kapal selamnya yang dibangun untuk menahan tekanan yang sangat besar dari kedalaman. Di kedalaman itu, ia menemukan makhluk laut, tetapi juga menemukan kantong plastik dan pembungkus permen.

Vescovo menjadi orang ketiga yang mencapai kedalaman laut yang ekstrem. Penyelaman pertama ke dasar Palung Mariana dilakukan pada 1960 oleh letnan Angkatan Laut AS, Don Walsh, dan insinyur Swiss, Jacques Piccard, yang menggunakan sebuah kapal yang disebutbathyscapheTrieste.

Secara total, Vescovo dan timnya melakukan lima kali penyelaman ke dasar parit selama ekspedisi. Robot pendarat juga dikerahkan untuk menjelajahi medan terpencil.

"Hampir tak terlukiskan betapa bersemangatnya kita semua untuk mencapai apa yang baru saja kita lakukan," kata Vescovo dikutip dariBBC. "Kapal selam ini dan kapal induknya, bersama dengan tim ekspedisinya yang luar biasa berbakat, membawa teknologi kelautan ke tingkat baru yang sangat tinggi dengan menyelam dengan cepat dan berulang kali ke wilayah lautan yang paling dalam dan paling keras," kata dia.

Sebaiknya Anda baca juga:

Penyelaman Vescovo tersebut merupakan bagian dari ekspedisi Five Deeps upaya untuk menjelajahi titik terdalam di masing-masing dari lima samudera dunia. Ekspedisi ini didanai Vescovo sendiri, seorang investor ekuitas swasta, yang sebelum mengalihkan perhatiannya ke kedalaman laut yang ekstrim juga mendaki puncak tertinggi di tujuh benua di planet ini.

DSV Limiting Factor yang digunakan Vescovo menyelami Palung Mariana memiliki dimensi panjang mencapai 4,6 meter dan dengan tinggi 3, 7 meter. Kapal ini dibangun oleh perusahaan Triton Submarines yang berbasis di Florida, AS.

Selain Palung Mariana di Pasifik, kapal ini digunakan untuk menyelam Palung Puerto Riko di Samudra Atlantik (dengan kedalaman 8.376 meter), Palung Sandwich Selatan di Samudra Selatan (7.433 meter) dan Palung Jawa di Samudra Hindia (7.192 meter). Terakhir adalah mencapai dasar Molloy Deep di Samudra Arktik, yang pada Agustus 2019. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.