Kemendikbudristek Sebut Keterserapan Kerja Lulusan Vokasi Cenderung Membaik

Senin, 26 Jun 2023, 20:19 WIB

JAKARTA - Plt. Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Uuf Brajawidagda, menyebut keterserapan kerja lulusan vokasi cenderung membaik. Meski begitu, dia mengakui masih tinggi angka katidakserapannya.

"Memang masih tinggi ketidakserapannya. Tapi saat ini kita dalam trek yang benar," ujar Uuf, dalam diskusi Peluncuran Buku Mendobrak Mitos Vokasi, di Jakarta, Senin (26/6).

Ket. Foto: Plt. Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Uuf Brajawidagda, usai Peluncuran Buku Mendobrak Mitos Vokasi, di Jakarta, Senin (26/6). — Sumber: Muhamad Ma'rup

Saat ini, tingkat keterserapan lulusan vokasi masih berada di bawah 50 persen. Pada tahun 2021, lulusan SMK yang terserap ke dunia kerja hanya 45 persen.

Uuf menyebut, berbagai upaya dilakukan agar keterserapan semakin tinggi di tahun-tahun berikutnya. Menurutnya, kebijakan dua tahun terakhir akan memberikan dampak lebih baik pada keterserapan lulusan. "Kita lihat kecenderungannya lebih baik. Ini isu yang harus kita angkat," jelasnya.

Dia mengungkapkan, saat ini pendidikan vokasi mampu mengubah manusia menjadi lebih merdeka. Menurutnya, lulusan vokasi memiliki banyak pilihan di dunia nyata. "Pendidikan vokasi itu merubah pesertanya memiliki banyak pilihan. Dari yang tadinya terbatas, jadi punya beberapa pilihan. Dan karena pilihan itu dia jadi merdeka, saat dia lebih merdeka dia bisa mengangkat derajatnya dan orang lain," katanya.

Kisah Inspiratif

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengatakan kemitraan pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan industri (DUDI) mesti diperkuat. Sinergi antara dua pihak tersebut dapat membangkitkan ekonomi masyarakat.

"Kemitraan itu juga mampu menciptakan ekosistem kemitraan yang berdampak pada peningkatan nilai tambah ekonomi dan sosial masyarakat," ucapnya.

Dia berharap agar keberhasilan kemitraan tersebut dapat digaungkan agar menjadi praktik baik yang dapat dicontoh di dunia pendidikan vokasi. Untuk mendorong hal tersebut, pihaknya meluncurkan buku Mendobrak Mitos Vokasi berisi 20 Kisah Inspiratif Pendidikan Vokasi.

"Buku ini merupakan salah satu langkah strategis dalam mendiseminasikan keberhasilan program dan kebijakan penguatan kemitraan satuan pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri," terangnya.

Nadiem menuturkan, buku berisi 20 kisah inspiratif itu diambil dari satuan pendidikan vokasi, baik SMK maupun perguruan tinggi vokasi. Dia berharap buku tersebut menginspirasi siapapun yang membacanya, terutama bagi pemangku kepentingan pendidikan vokasi.

"Saya merasa bangga. Saya juga makin optimistis akan masa depan vokasi sebagai solusi menghadapi berbagai tantangan hingga mampu memberikan kesejahteraan bagi lulusannya," tandasnya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.