BPBD Mataram: Korban Abrasi di Kampung Bugis Ampenan Akan Dapat Bantuan Biaya Hidup

Selasa, 17 Feb 2026, 09:08 WIB

MATARAM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengatakan para korban banjir rob akibat gelombang pasang di Kampung Bugis Ampenan, akan mendapatkan bantuan biaya hidup.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, Akmad Muzaki, di Mataram, Selasa (17/2), mengatakan bantuan tersebut akan diberikan oleh Pemerintah Provinsi NTB kepada warga yang kehilangan tempat tinggal akibat gelombang pasang yang terjadi akhir Januari 2026.

Ket. Foto: Kondisi rumah warga di Kampung Bugis Ampenan, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, setelah terdampak abrasi akibat gelombang pasang, akhir Januari 2026. — Sumber: ANTARA

"Saat ini pemerintah provinsi sedang merumuskan skema bantuan biaya hidup bagi warga yang terdampak," katanya.

Berdasarkan data, kata Muzaki, jumlah warga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir rob sebanyak 20 kepala keluarga (KK), dan saat ini mereka masih tinggal di rumah keluarga terdekat.

Pemberian bantuan berupa biaya hidup tersebut, katanya, sebagai komitmen Gubernur NTB Lalu M Iqbal setelah berkunjung langsung ke warga terdampak di Ampenan, dengan memberikan perhatian lebih kepada para korban yang terdampak dan saat ini sedang dicari formulasi yang tepat.

"Apakah bantuan biaya hidup ini akan diberikan selama enam bulan atau satu tahun. Untuk bentuk riil bantuan, kami belum ada kepastian apakah uang tunai atau lainnya," katanya.

​Langkah itu merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah provinsi dan Kota Mataram untuk memastikan warga terdampak mendapatkan dukungan yang memadai selama masa pemulihan.

Untuk sementara waktu, warga terdampak masih tinggal di rumah kerabat masing-masing sembari menunggu hunian sementara (Huntara) selesai dibangun oleh Pemerintah Kota Mataram di samping Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Bintaro.
​
Pembangunan huntara sebagai komitmen Pemerintah Kota Mataram memberikan tempat tinggal sementara yang lebih nyaman untuk berkumpul kembali bersama keluarga.

"Jumlah huntara yang dibangun sebanyak 20 unit, sesuai dengan jumlah KK yang terdampak abrasi pantai," katanya.

Ditargetkan, pembangunan huntara bisa rampung akhir Februari 2026, atau maksimal sebelum Idul Fitri 1447 Hijriah.

Selain menyiapkan huntara, tambah Muzaki, korban terdampak abrasi juga sudah mendapatkan bantuan paket sandang dan pangan saat sehari setelah bencana gelombang pasang.

Paket bantuan sandang dan pangan itu didistribusi oleh Dinas Sosial dan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Mataram, antara lain berupa beras, minyak, susu, sarden, mi instan, air mineral, selimut, dan tikar.

"Kami juga membuka dapur umum selama 7 hari, untuk memberikan makanan siap makan bagi korban yang saat ini belum bisa beraktivitas normal," katanya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.