Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tingkatkan Wawasan, Mahasiswa UGM Buat Situs Web untuk Bantu Penyiaran Informasi Stunting

📅 Sabtu, 24 Jun 2023, 01:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Wawasan, Mahasiswa UGM Buat Situs Web untuk Bantu Penyiaran Informasi Stunting Doc: ANTARA/HO
Ket. Ilustrasi - Anak yang mengalami stunting tinggi badannya lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata anak seusianya.

Yogyakarta - Tingkatkan wawasan. Mahasiswa Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Adhitya Latif Prahestamembuat situs web untuk membantu penyiaran informasi mengenai stuntingserta upaya pencegahan dan penanggulangannya.

Dalam keterangan tertulisnya yang diterimadi Yogyakarta, Jumat, Adhitya mengatakan bahwa situs webgrebek.orgdikembangkan untuk memudahkan anak-anak muda mengakses informasi mengenai stunting.

"Saya menyadari bahwa anak muda lebih gampang menyerap informasi dari media yang ia sukai, salah satunya adalah mediaonline. Harapan saya dengan adanyawebsiteini dapat memberikan sedikit wawasan bagi anak muda tentang pencegahan stunting," kata Adhitya.

Mahasiswa Program Studi Akuntansi Sektor Publik Sekolah Vokasi UGM itu menyediakan situs web yang menampilkan berbagai informasi mengenai stuntingbeserta penyebab, bahaya, dan cara pencegahannya hingga informasi mengenai kesehatan reproduksi.

"Harapan saya dengan adanyawebsiteini dapat mendukung pencegahan stunting di Indonesia," kata dia.

Menurut data Dinas Kesehatan,prevalensi stuntingpada balita di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang pada 2019 masih 21,04 persen sudah turun menjadi 17,3 persen pada 2021, dan turun lagi menjadi 16,4 persen pada 2022.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi DIY Endang Pamungkasiwi mengatakan bahwaTim Percepatan Pengurangan Stunting (TPPS) sudah dibentuk di seluruh desa guna mencapai target penurunan prevalensi stunting menjadi 14 persen pada 2024.

Pemerintah menjalankan berbagai upaya untuk mencegah dan mengatasistunting, termasuk di antaranyaprogram pemberian nutrisi tambahan bagi ibu hamil dan anak.

Stuntingadalah kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kurang gizi dalam jangka waktu lama, paparan infeksi berulang, dan kurang stimulasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

31 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.