Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ilmuwan Berhasil Ciptakan Embrio Manusia Sintetis Pertama

📅 Senin, 19 Jun 2023, 20:01 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Ilmuwan Berhasil Ciptakan Embrio Manusia Sintetis Pertama Doc: BBC/UNIVERSITY OF CAMBRIDGE
Ket. Profesor Magdalena Zernicka-Goetz yang berhasil mengembangkan embrio manusia sintetis pertama.

LONDON - Embrio sintetis yang hanya berusia beberapa hari atau pekan ini dapat membantu peneliti mempelajari tahap awal perkembangan manusia dan menjelaskan soal keguguran dini.

Sejauh ini, tidak ada yang menyarankan agar embrio itu dikembangkan menjadi bayi.

Namun perkembangannya yang pesat telah melampaui diskusi soal bagaimana embrio sintetis ini semestinya dimanfaatkan secara etis dan legal.

Profesor James Briscoe dari Francis Crick Institute mengatakan pencapaian itu perlu dilanjutkan secara hati-hati, teliti, dan transparan, untuk menghindari "kegaduhan" di tengah masyarakat.

Perkembangan embrio manusia sintetis ini diumumkan pada pertemuan tahunan Masyarakat Internasional untuk Penelitian Sel Punca.

Embrio sintetis ini disebut sebagai "model embrio" karena menyerupai embrio asli untuk tujuan penelitian, bukan untuk menyerupai aslinya.

Model embrio tersebut dikembangkan di laboratorium Profesor Magdalena Zernicka-Goetz dari Universitas Cambridge dan Institut Teknologi California.

Rincian lengkapnya belum dipublikasikan maupun tersedia untuk penelitian ilmiah, sehingga membuat banyak peneliti merasa belum bisa menanggapi seberapa signifikan laporan-laporan tersebut.

Prinsipnya, embrio sintetis terbuat dari sel punca, bukan dari pembuahan sel telur oleh sperma.

Sel punca memiliki kemampuan untuk berkembang menjadi jenis sel apa pun di dalam tubuh. Apabila diperlakukan dengan metode yang tepat, sel punca dapat membentuk embrio.

Ini adalah pertama kalinya embrio sintetis berhasil diciptakan menggunakan sumber dari manusia. Meskipun, sel-sel ini tidak benar-benar "sintetis" karena dibiakkan dari embrio asli di laboratorium.

"Ini sangat cantik dan diciptakan sepenuhnya dari sel-sel induk embrionik," kata Profesor Zernicka-Goetz kepada The Guardian.

Dia juga telah berhasil mengembangkan embrio tikus sintetis dengan bukti berupa perkembangan otak dan detak jantung.

Sementara itu, para ilmuwan di Tiongkok telah mencoba menanamkan embrio monyet sintetis kepada monyet betina, meskipun sejauh ini gagal memicu kehamilan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Insiden Kapal Virgo: 1 Penumpang Meninggal, 125 Dalam Pencarian

48 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.