Hasil Survei Ungkap Gen X hingga Z Kurang Minum Air Putih
Sabtu, 17 Jun 2023, 15:30 WIBJAKARTA - Sebuah survei yang dilakukan Jakpat melibatkan 600 orang dari kalangan generasi X, milenial dan Z tahun 2023 menunjukkan baru 16 persen responden yang memiliki kebiasaan minum air putih cukup setiap hari.
Menurut survei berjudul "Indonesia Consumer Health Habit 2023 on Gen Z, Millennials and Gen X" seperti diungkap dalam keterangan tertulis, Sabtu, responden yang kerap lupa minum air putih berjumlahdua kali lipat dari mereka memiliki kebiasaan minum air putih rutin.
Hasil survei Jakpat juga menemukan sebanyak 67 persen responden mengonsumsi minuman manis satu hingga dua kali dalam sehari. Sekitar 15 persen mengaku memilih tanda kandungan gula.
Dari segi gender, presentase wanita yang menerapkan gaya hidup bebas gula dua kali lipat dari pria. Dari segi makanan, nasi masih menjadi makanan pokok dengan lebih dari 60 persen responden mengonsumsi makanan ini setiap hari.
Kemudian, 16 persen responden mengaku menyantap makanan yang digoreng tiap hari.
Meski demikian, para responden menyadari pentingnya makanan sehat dan bergizi. Lebih dari setengah para responden memiliki kebiasaan makan seimbang dengan mengonsumsi sayuran dan buah.
Kemudian, 12 persen dari mereka mengurangi asupan karbohidrat dan 9 persen mengecek label nutrisi.
Dari sisi gender, wanita cenderung menerapkan pola makan lebih sehat dibandingkan pria. Hasil survei menunjukkan wanita menonsumsi makanan seimbang (54 persen) serta mengurangi gula (30 persen) dan karbohidrat (15 persen).
Kesadaran tentang risiko penyakit
Survei Jakpat juga memperlihatkan tentang kesadaran para responden pada bahaya kesehatan akibat perilaku hidup tak sehat.
Lebih dari setengah milenial (55 persen) dan gen X (52 persen) menyatakan waspada dengan kolesterol. Sementara, penyakit pencernaan lebih banyak menjadi perhatian Gen Z (54 persen).
Dari segi gender, wanita yang sadar adanya risiko diabetes, cenderung melakukan pencegahan. Sebanyak 17 persen dari mereka mengurangi gula, sementara pada pria sekitar 9 persen yang melakukan hal serupa.
"Langkah-langkah yang mereka lakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah berolahraga mulai dari yang ringan sampai berat, dan juga mengubah pola konsumsi makanan dan minuman," tutur Head of Research Jakpat Aska Primardi.
Terkait olahraga sebagai pencegahan terkena penyakit, sebanyak satu dari tiga responden menilai berjalan kaki menuju suatu tempat sebagai bentuk olahraga. Mereka melakukan olahraga seminggu sekali.
Sementara itu, 32 persen responden rutin berolahraga ringan seminggu sekali dan 16 persen tidak melakukan olahraga bahkan aktivitas fisik sama sekali.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Perut Anda Buncit? Jalan Kaki 10 Menit Sehabis Makan Solusinya!
-
Pemprov Lampung Wajibkan Koperasi Desa Merah Putih Bermitra dengan SPPG
-
Liga Champions: Kompany Puji Performa “Istimewa” Neuer Usai Bayern Taklukkan Madrid
-
Target penambahan kapasitas PLTB
-
Line Up Synchronize Fest 2026 Fase 1: Daftar 17 Musisi dan Jadwal Festival
-
Bupati Banyumas Dorong Kepala Sekolah Melek Digital dan Inovatif
-
Wajib Tahu! Kurang Tidur di Usia 40-an dan 50-an Bisa Meningkatkan Risiko Alzheimer di Kemudian Hari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.