Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bekasi Didesak Usut Pencemaran Kali

📅 Kamis, 15 Jun 2023, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bekasi Didesak Usut Pencemaran Kali Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Aliran Sungai Cilemahabang melintasi permukiman warga di Desa Waluya, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu.

BEKASI - Bekasi diminta mengusut pencemaran yang menerjang Sungai Cilemahabang karena sampai sekarang belum ada yang menjadi tersangka. Bahkan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi mengaku kesulitan mengungkap pencemaran Sungai Cilemahabang, Kecamatan Cikarang Selatan, dengan alasan minim bukti, meski telah ramai dilaporkan tercemar oli.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Syafri Doni Sirait, menyatakan kandungan oli yang mencemari sungai telah hilang tersapu aliran air. Kondisi itu membuat sulit mengungkap pencemaran lingkungan sungai yang melintasi sejumlah kawasan industri.

"Kami telah menurunkan tim dari bidang penegakan hukum, namun sangat disayangkan sampai ke lokasi debit air sedang tinggi, arus deras. Dugaan limbah oli yang mencemari drainase tidak bisa ditemukan," katanya di Cikarang, Rabu.

Hal tersebut dikatakan Doni untuk mengonfirmasi video viral sungai tercemar di Desa Pasirsari Kecamatan Cikarang Selatan, Selasa (6/6). Dalam video berdurasi 30 detik itu terlihat air sungai berwarna hitam. Saluran mengalir di balik salah satu dinding kawasan industri wilayah Cikarang Selatan. Selain berwarna hitam, aliran sungai pun disebutkan mengeluarkan bau tidak sedap. Diketahui, sungai tercemar oli.

Doni mengatakan langsung mendatangi lokasi di hari yang sama, namun tidak ditemukan pencemaran. Kemudian, tim kembali datang keesokan hari, tapi tidak juga menemukan pencemaran. Doni berdalih pencemaran telah terurai aliran sungai. "Saat tim tiba di lokasi, cairan oli bekas tidak ditemukan karena hujan. Oli bekas telah terbawa aliran air yang level debitnya terus meninggi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

22 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...
Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.