Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disbudpar Lebak Setuju Kawasan Badui Ditiadakan Sinyal Internet

📅 Jumat, 09 Jun 2023, 22:15 WIB | Oleh:
Disbudpar Lebak Setuju Kawasan Badui Ditiadakan Sinyal Internet Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Masyarakat Badui Dalam hingga kini dilarang menggunakan gawai handphone juga naik angkutan karena masih kukuh melestarikan budaya leluhur mereka.

LEBAK -- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak, Banten, setuju kawasan pemukiman Badui ditiadakan jaringan internet guna pelestarian dan penjagaan budaya masyarakat Badui.

"Kita tidak mempermasalahkan keputusan lembaga adat untuk menghapuskan sinyal di kawasan Badui itu," kata Kepala Disbudpar Kabupaten Lebak Imam Rismahayadin dalam keterangan di Lebak, Jumat.

Keputusan lembaga adat masyarakat Badui mengusulkan peniadaan sinyal telekomunikasi ataublank spotdi kawasan pemukiman Badui kepada pemerintah. Hal itu dilakukan untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya masyarakat Badui.

"Kami akan meneruskan usulan pengajuan tetua adat untuk penghapusan sinyal internet ke pemerintah pusat," kata Imam.

Pihaknya tidak khawatir terjadinya penurunan pengunjung wisata budaya Badui dengan adanya penghapusan jaringan internet tersebut. Ia menegaskanaturan adat mereka yang harus dijaga dan dilestarikan.

Menurutnya, peniadaan sinyal internet di pemukiman Badui tentu akan menjadi keunikan tersendiri bagi orang yang ingin datang ke Badui.

"Kami meyakini itu nantinya membuat penasaran orang. Danitu bisa berdampak positif untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Badui," katanya.

Ia optimis peniadaan sinyal internet bisa justru akan mendatangkan wisatawan ke Badui baik dari Tanah Air dan luar negeri, karena orang menjadi semakin penasaran.

Dengan demikian pihaknya hanya tinggal membantu menginformasikan dan mengedukasi para penggiat wisata budaya.

"Kami sangat mendukung kawasan pemukiman Badui dihapus sinyal internet untuk pelestarian budaya warisan leluhur itu," ujar Imam menegaskan.

Sementara itusejumlah pengunjung Badui mengaku pada prinsipnya mereka mendukung untuk hal kebaikan juga pelestarian budaya Badui. Apalagipengusulan peniadaan sinyal internet itu berdasarkan keputusan adat.

"Kami meyakini jika dihilangkan sinyal internet dipastikan kawasan pemukiman masyarakat Badui cukup unik, karena tidak menggunakan alat canggih itu," kata Samun, seorang pengunjung dari Serang, Banten.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.