Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden Jokowi Ajak PM Malaysia Perkuat Kolaborasi untuk Melawan Diskriminasi Kelapa Sawit

📅 Kamis, 08 Jun 2023, 13:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Jokowi Ajak PM Malaysia Perkuat Kolaborasi untuk Melawan Diskriminasi Kelapa Sawit Doc: antarafoto
Ket. Presiden Jokowi dan PM Malaysia Anwar Ibrahim

PUTRAJAYA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim untuk terus memperkuat kolaborasi kedua negara dalam rangka melawan berbagai diskriminasi yang diberlakukan terhadap kelapa sawit.

"Saya sangat menghargai baru-baru ini dilakukan joint mission Indonesia-Malaysia ke Brussel; dan kolaborasi semacam ini harus terus diperkuat," kata Jokowi dalam jumpa pers bersama Anwar Ibrahim usai pertemuan di Seri Perdana, Putrajaya, Malaysia, Kamis (8/6).

Seperti dipantau melalui kanal YouTube stasiun televisi Buletin TV3 Malaysia di Jakarta, Kamis, Jokowi mengatakan hal itu merujuk pada misi bersama Indonesia-Malaysia ke Uni Eropa pada 30-31 Mei 2021 di Brussel, Belgia.

Indonesia dan Malaysia menyampaikan keprihatinan mengenai aturan European Union Deforestation Free Regulation (EUDR) yang dinilai dapat menghambat akses komoditas kelapa sawit ke pasar Uni Eropa. Selain itu, EUDR berpotensi merugikan para petani kecil karena terbebani persyaratan penyerta regulasi tersebut.

"Jangan sampai komoditas-komoditas yang dihasilkan oleh Malaysia, oleh Indonesia, didiskriminasi di negara lain," tegas Jokowi.

Perhatian Jokowi terhadap isu diskriminasi komoditas kelapa sawit, terutama di berbagai forum antarbangsa termasuk Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 baru-baru ini, menuai apresiasi dari Anwar Ibrahim.

"Kami sambut dengan baik dan saya mengucap tahniah kepada kedua menteri dalam rapat Eropa, telah pertama kalinya satu suara Indonesia-Malaysia menyuarakan pertahankan kepentingan kelapa sawit," kata Anwar.

Dia juga mengakui bahwa meski Malaysia memiliki kepentingan yang sama, Jokowi tetap mengambil posisi memimpin perjuangan isu tersebut melalui inisiatif tegasnya di berbagai forum antarbangsa.

Anwar bahkan mengaku pernah menjadi sasaran kelakar PM Belanda Mark Rutte dalam sebuah kesempatan, dengan menyebut dirinya terlibat dalam kartel baru.

"Saya mula-mula tidak tangkap (maksudnya), ternyata istilah kartel itu digunakan Bapak Presiden (Jokowi) dalam pertemuan G7 untuk mempertahankan kepentingan ekonomi negara dan rakyat," ujar Anwar Ibrahim.

Kedatangan Jokowi ke Malaysia menjadi kunjungan balasan setelah Anwar Ibrahim menyambangi Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada 9 Januari 2023.

Berbagai kesepakatan maupun nota kesepahaman antara kedua negara yang dicapai dalam kunjungan Presiden Jokowi ke Malaysia merupakan tindak lanjut dari kunjungan Anwar Ibrahim ke Indonesia pada Januari lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.