- Home
-
- Luar Negeri
-
- AS dan Tiongkok Lakukan Di...
AS dan Tiongkok Lakukan Dialog yang Jujur dan Konstruktif di Beijing
Selasa, 06 Jun 2023, 09:33 WIBBEIJING - Amerika Serikat dan Tiongkok mengadakan pembicaraan "jujur" dan konstruktif di Beijing untuk meningkatkan hubungan dan mengelola perbedaan mereka, kata Kementerian Luar Negeri Tiongkok , Selasa (6/6).
Asisten Menteri Luar Negeri untuk Urusan Asia Timur dan Pasifik Daniel Kritenbrink melakukan perjalanan ke Beijing minggu ini -- kunjungan langka ke Tiongkok oleh seorang diplomat senior AS ketika Washington berusaha meredakan ketegangan antara kekuatan yang bersaing.
"Kedua belah pihak melakukan komunikasi yang jujur, konstruktif, dan efektif untuk mempromosikan peningkatan hubungan Tiongkok-AS," kata Kementerian Luar Negeri Tiongkok tentang pertemuan Kritenbrink dengan pejabat senior Tiongkok, yang berlangsung pada Senin (5/6).
AS menggambarkan pembicaraan Kritenbrink dengan Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok Ma Zhaoxu dan diplomat Yang Tao sebagai pembicaraan "terus terang dan produktif".
Tiongkok mengatakan kedua belah pihak membahas "mengelola perbedaan dengan baik sesuai dengan konsensus yang dicapai oleh kedua kepala negara pada pertemuan mereka di Bali pada November tahun lalu".
"Kedua belah pihak setuju untuk melanjutkan komunikasi," kata kementerian luar negerinya.
Pertemuan tersebut merupakan bagian dari "upaya berkelanjutan untuk menjaga jalur komunikasi terbuka dan membangun diplomasi tingkat tinggi baru-baru ini antara kedua negara", kata Departemen Luar Negeri AS.
"Kedua belah pihak bertukar pandangan tentang hubungan bilateral, masalah lintas-Selat, saluran komunikasi, dan hal-hal lain," tambahnya, mengacu pada Selat Taiwan.
Tetapi para pejabat AS juga "menjelaskan bahwa Amerika Serikat akan bersaing dengan penuh semangat dan membela kepentingan dan nilai-nilai AS", kata pernyataan itu.
Beijing, juga, mengatakan para diplomatnya telah "mengklarifikasi sikap serius (Tiongkok) pada isu-isu utama seperti Taiwan", yang diklaim Tiongkok sebagai wilayahnya dan telah berjanji untuk merebut kembali suatu hari nanti, dengan paksa jika perlu.
Pertemuan itu terjadi di tengah ketegangan yang terus berlanjut antara kedua kekuatan atas Laut Tiongkok Selatan serta Taiwan dan serangkaian perselisihan lainnya.
Pada Senin, AS memperingatkan bahwa "agresivitas" militer Tiongkok yang telah menyebabkan hampir tabrakan dengan pasukan AS di laut dan udara dapat segera menimbulkan korban.
Pekan lalu, Washington mengatakan Direktur CIA William Burns telah melakukan perjalanan rahasia ke Tiongkok pada Mei, berharap untuk menopang jalur komunikasi dengan Beijing.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Kronologi Anggota Pasukan Bela Diri Jepang Masuk Tanpa Izin ke Kedubes China
-
Lidah Warga Tiongkok Mulai Jatuh Hati pada Makanan Olahan RI
-
Lagi, Anggota Politbiro Tiongkok Diselidiki Lembaga Pengawas Antikorupsi
-
Semarakkan Mudik Lebaran 1447 H, KAI Wisata Hadirkan Hiburan Budaya hingga Pembagian Takjil
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Harga Minyak Anjlok Tajam setelah Trump Sebut Perang Melawan Iran akan Segera Berakhir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.