Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sirkus Media Aldi Taher, Bagaimana Caleg Manfaatkan Praktik Politik Tontonan untuk Raup Suara

📅 Sabtu, 03 Jun 2023, 13:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sirkus Media Aldi Taher, Bagaimana Caleg Manfaatkan Praktik Politik Tontonan untuk Raup Suara Doc: The Conversation/Instagram/Aldi Taher
Ket. Aktor Aldi Taher.

Ashika Paramita, Deakin University

Baru-baru ini, stasiun televisi TVOne mewawancarai aktor Aldi Taher dalam kapasitasnya sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg). Wawancaranya berkisar perihal Aldi yang terdaftar sebagai bacaleg dari dua partai politik (parpol) yang berbeda, yakni Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo).

Namun, wawancara tersebut justru banyak mengundang perhatian dan diperbincangkan di media sosial karena perilaku dan pernyataan yang dibuat Aldi.

Meskipun tingkah Aldi memang mengundang gelak tawa, masyarakat Indonesia - terutama yang terdaftar sebagai pemilih dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 - perlu waspada dan kritis terhadap bagaimana figur publik memanfaatkan media guna meningkatkan elektabilitas, namun dengan mengesampingkan substansi tujuan berpolitik.

Afiliasi dua partai politik

Aldi sebelumnya terdaftar sebagai bacaleg DPRD DKI dari PBB. Pada saat yang bersamaan, dia juga terdaftar sebagai bacaleg DPR RI dari Perindo. Padahal, persyaratan pencalonan anggota legislatif yang diterbitkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) jelas menyatakan bahwa bacaleg hanya dapat diajukan oleh satu parpol untuk satu lembaga perwakilan.

Kita juga perlu mencatat bahwa Aldi pernah beberapa kali berpindah-pindah partai. Pada 2019, ia merupakan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), lalu pindah ke PBB pada 2021. Meskipun tidak pasti kapan Aldi secara resmi pindah ke Perindo, dia menyatakan dalam wawancara di TVOne bahwa dia sudah mengundurkan diri dari PBB sebelum menjadi bacaleg dari Perindo.

Namun, Sekretaris Jenderal PBB, Arfiansyah Noor, mengaku Aldi masih menjadi anggota resmi PBB per tanggal 13 Mei 2023, sehari sebelum menjadi bacaleg Perindo.

Riwayat gonta-ganti partai ini membuat keyakinan ideologi Aldi Taher sulit dipahami. Jika ada bacaleg yang bertingkah serupa, masyarakat perlu mempertanyakan secara kritis apakah betul mereka benar-benar berniat menjadi seorang pelayan publik. Apakah benar tujuan mereka mencalonkan diri sebagai bacaleg untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, atau jangan-jangan hanya untuk sarana promosi diri semata.

Paparan media untuk kepentingan pribadi

Selama wawancaranya di stasiun televisi tersebut, alih-alih memberikan jawaban substansial atas pertanyaan yang diajukan oleh pembawa acara, Aldi malah membuat pernyataan-pernyataan yang tidak masuk akal dan melakukan aksi yang tidak relevan dengan konteks wawancaranya.

Di awal wawancara, misalnya, Aldi secara tiba-tiba menyanyikan lagu "Yellow" (2000) yang dipopulerkan oleh Coldplay, grup musik legendaris asal Inggris.

Ketika ditanya tentang afiliasinya dengan dua partai, Aldi merespons dengan mengatakan qadarullah (kehendak Tuhan). Aldi akhirnya menjawab bahwa dia sendiri "bingung" kenapa dia menjadi bacaleg dari Perindo. Ketika ditanya tentang apa yang ingin dia perjuangkan jika nantinya terpilih sebagai wakil rakyat, Aldi merespons dengan membaca surat Al-Fatihah, sebelum akhirnya mengatakan "lihat saja kerja saya nanti".

Tindak-tanduk Aldi ini menimbulkan pertanyaan tentang strategi politiknya untuk mendulang suara jelang pemilu mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

56 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.