Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menag Sebut Pancasila Bukti Majunya Peradaban RI

📅 Jumat, 02 Jun 2023, 01:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menag Sebut Pancasila Bukti Majunya Peradaban RI Doc: istimewa
Ket. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan Pancasila dapat menyatukan masyarakat sekaligus menjadi bukti majunya peradaban Indonesia.

"Bapak bangsa kita berhasil merumuskan Pancasila sebagai kalimatun sawa (satu persepsi) yang menyatukan masyarakat Indonesia. Ini bukti bahwa Indonesia memiliki peradaban yang maju," kata Menag Yaqut melalui pesan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (1/6).

Menag Yaqut mengatakan Hari Lahir Pancasila ini menjadi momentum bangsa untuk mengulang majunya peradaban tersebut.

Dia mengatakan untuk mempersatukan Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku, agama, serta wilayahnya yang terdiri dari ribuan pulau, bukanlah sesuatu yang mudah. "Pancasila sudah final. Ini sudah jadi alasan yang cukup bagi kita semua untuk tetap hidup damai berdampingan dan saling menghargai," tutur Menag Yaqut.

Dengan kesadaran tersebut, menurutnya, setiap insan di negeri ini akan mampu merajut sinergi dan kolaborasi untuk memajukan Indonesia.

Menag Yaqut berharap dengan kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila maka masyarakat Indonesia juga akan mampu bergotong royong dalam membangun peradaban dan pertumbuhan global.

Berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016, setiap tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.

Pemilihan tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila merujuk pada momen sidang Dokuritsu Junbi Cosakai (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan/ BPUPKI) dalam upaya merumuskan dasar negara Republik Indonesia.

Bukan Wacana

Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menegaskan bahwa Pancasila bukanlah wacana belaka.

Menurut Mahfud, Pancasila digali dan lahir dari bumi Indonesia dengan kandungan nilai etis yang berakar pada pengalaman faktual, pendalaman akar, dan pengalaman religius. "Saya tegaskan Pancasila bukan wacana belaka, melainkan realitas objektif dengan legitimasi yang kuat, baik secara filsafat, politis, maupun historis," kata Mahfud dikutip dari keterangan tertulis diterima di Jakarta, Kamis.

Mahfud menyampaikan hal itu selepas melakukan tapak tilas di bawah pohon sukun di dekat rumah pengasingan Bung Karno di Ende, Nusa Tenggara Timur, di mana Sang Proklamator merenungkan dan menemukan inti nilai Pancasila.

Tapak tilas dilakukan sebagai rangkaian sebelum Mahfud memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Pancasila, Ende, Kamis.

Mahfud menjabarkan pengamalan nilai Pancasila terwujud menjadi kemampuan Indonesia menghadapi badai krisis akibat pandemi Covid-19.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.