Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR AS Setujui Penangguhan Batas Utang untuk Hindari Gagal Bayar

📅 Jumat, 02 Jun 2023, 13:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
DPR AS Setujui Penangguhan Batas Utang untuk Hindari Gagal Bayar Doc: AP/J.Scott Applewhite
Ket. Pemimpin Mayoritas Senat Chuck Schumer, berbicara kepada wartawan setelah pemungutan suara amandemen dan pengesahan terakhir pada pagu utang besar dan paket pemotongan anggaran, di Capitol di Washington, Kamis, 1 Juni 2023.

WASHINGTON - Senator AS memilih untuk menangguhkan batas utang federal pada Kamis (1/5), mengakhiri negosiasi berminggu-minggu untuk menghindari ancaman gagal bayar, empat hari sebelum tenggat waktu yang ditetapkan Departemen Keuangan.

Ekonom telah memperingatkan, AS bisa kehabisan uang untuk membayar tagihannya pada Senin - hampir tidak ada ruang untuk penundaan dalam memberlakukan Undang-Undang Tanggung Jawab Fiskal, yang memperluas otoritas pinjaman pemerintah hingga 2024 sambil memangkas pengeluaran federal.

Diperdebatkan antara Presiden Joe Biden dari Partai Demorat dan Partai Republik, langkah itu disahkan Senat dengan mayoritas 63 suara berbanding 36, sehari setelah lolos dari DPR.

"Tidak ada yang mendapatkan semua yang mereka inginkan dalam negosiasi, tapi jangan salah, perjanjian bipartisan ini adalah kemenangan besar bagi ekonomi kita dan rakyat Amerika," kata Biden dalam pernyataan yang diunggah ke media sosial.

Dia mengatakan akan menandatangani RUU itu "sesegera mungkin" dan berpidato pada hari Jumat.

Pemimpin Mayoritas Senat Demokrat Chuck Schumer menambahkan, AS bisa "bernapas lega" setelah menghindari bencana keruntuhan ekonomi.

"Tapi, untuk semua pasang surut dan liku-liku untuk sampai ke sini, sangat baik bagi negara ini bahwa kedua belah pihak akhirnya bersatu untuk menghindari gagal bayar," katanya.

RUU yang sekarang menuju ke meja Biden untuk ditandatangani menjadi undang-undang - mengakhiri negosiasi yang intens antara para pemimpin partai dan anggota biasa yang telah mengancam pengesahan RUU dengan keluhan tentang detailnya di menit-menit terakhir.

Para pemimpin Demokrat telah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk menggarisbawahi malapetaka yang akan ditimbulkan oleh gagal bayar pertama dalam sejarah, termasuk hilangnya jutaan pekerjaan dan 15 triliun dolar AS kekayaan rumah tangga, serta peningkatan biaya untuk hipotek dan pinjaman lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dari Ramadan hingga Pascaidulfitri: PLN NP Pasok 14,1 GW Listrik, Siagakan 8.898 Personel
    Preview komentar:
    Layanan Call center Neo Bank. Anda wajib, Segera hubungi ...
    Layanan Call center Neo Bank. Anda wajib, Segera hubungi ...
  • Produksi Terus Anjlok, RUU Migas Dituntut Hentikan Tren Penurunan Lifting Minyak
    Preview komentar:
    Berapa WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
    Berapa WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
  • Ogah Latih Timnas Senior! Timo Scheunemann Bongkar Alasan Mengejutkan di Balik Keputusannya!
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
    Berapa WA Bank Neo. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
Luar Negeri
Tiga Terluka dalam Puluhan ...
Megapolitan
Wisatawan ke Bogor Bakal Di...
Nasional
RI Pacu Pembangunan PLTS 30...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.