Mengenal Terapi EMDR yang Membantu Pangeran Harry Atasi Trauma dan Kecemasan
📅 Rabu, 31 Mei 2023, 12:58 WIB | Oleh: Tim PenulisSalah satu teorinya adalah bahwa memikirkan memori traumatis dan mengikuti sesuatu dengan mata membutuhkan lebih banyak kapasitas memori melebihi kapasitas yang tersedia. Oleh karena itu, memori yang menyusahkan tidak sepenuhnya diakses dan kehilangan kekuatannya.
Terapi EMDR paling sering digunakan untuk mengobati gejala stres traumatis dan gangguan stres pascatrauma (PTSD).
Sebuah tinjauan terhadap 26 uji klinis
menunjukkan bahwa pengobatan EMDR secara signifikan mengurangi gejala PTSD, depresi, kecemasan, dan kesusahan pada penderita PTSD.
Penggunaan EMDR pada anak-anak dengan PTSD juga telah terbukti efektif.
Sebaiknya Anda baca juga:
Orang-orang dengan fobia atau masalah kecemasan juga dapat memperoleh manfaat, seperti halnya orang-orang dengan depresi.
Meskipun penelitian menunjukkan bahwa EMDR merupakan pendekatan yang efektif untuk mengurangi trauma, mungkin ada beberapa risiko atau efek samping. Ini termasuk:
-
peningkatan ingatan yang menyedihkan
Sebaiknya Anda baca juga:
-
peningkatan emosi atau sensasi fisik selama sesi
-
pusing
-
mimpi yang melekat dalam ingatan dan terasa seperti dalam kehidupan nyata
-
munculnya kenangan traumatis baru.
Jika salah satu dari hal ini terjadi, psikolog yang menangani biasanya akan mendukung pasien untuk mengolahnya selama sesi berlangsung.
Apakah EMDR diakui?
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!