Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mau Puasa Ramadan tapi Lupa Niat, Ini Saran Ulama

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 05:50 WIB | Oleh:
Mau Puasa Ramadan tapi Lupa Niat, Ini Saran Ulama Doc: antara foto
Ket. Ilustrasi niat berpuasa Ramadan.

JAKARTA - Wakil Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ustadz Alhafiz Kurniawan menyampaikan solusi bagi umat Muslim yang lupa berniat puasa Ramadan menurut Mazhab (aliran) Syafi'i.

"Para ulama Mazhab Syafi‘i menganjurkan tiga hal, berniat setiap malam, dianjurkan melafalkan niat, dan di awal Ramadan berniat untuk melaksanakan puasa selama sebulan penuh, mengikuti pandangan Imam Malik," katanya di Jakarta, Sabtu (19/2).

Alhafiz menjelaskan bagi orang yang lupa berniat di malam hari, ia tidak perlu membatalkan puasanya, cukup berniat di pagi hari ketika ia ingat bahwa dirinya belum berniat pada malam hari.

"Dengan demikian ia tetap dapat melanjutkan ibadah puasanya hingga selesai, sampai waktu Maghrib," ucap Alhafiz.

Alhafiz juga menyampaikan pandangan dari Imam Abu Hanifa yang menyampaikan bahwa orang yang tidak memalamkan niat pada malam hari sebelum fajar (sebelum Subuh), maka bukan berarti puasanya tidak sah, melainkan puasanya tidak sempurna.

Selain itu Imam Abu Hanifa juga menyampaikan solusi bagi orang yang lupa berniat puasa pada malam hari di bulan Ramadan, maka cukup memasang niat di pagi hari.

"Memasang niat di pagi hari atau setelah Subuh berlalu, sementara semalaman belum sempat berniat di dalam hati, maka niat tersebut cukup dilakukan ketika ia ingat di pagi hari atau awal siang," ucap Alhafiz.

Menurut Imam Abu Hanafi, kata dia, pelafalan niat juga harus dibedakan dari niat itu sendiri. Niat adalah kerja batin, aktivitas batin, atau sikap hati. Sedangkan pelafalan niat adalah melafalkan secara lisan niat yang sudah ada di dalam hati, yang dalam praktik masyarakat Indonesia biasanya diucapkan.

Alhafiz juga mengingatkan puasa Ramadan yang dilakukan pada waktunya bersifat tunai yang hukumnya wajib, sehingga niat puasa juga menjadi wajib. Hal ini yang membedakannya dengan puasa qadha atau puasa pengganti.

"Dalam kajian ibadah Islam, sangat dibedakan antara ibadah yang dilakukan secara tunai dan qadha (membayar utang). Karena puasa Ramadan dilaksanakan secara tunai, maka niat menjadi wajib. Adapun pelafalan niat, hukumnya hanya dianjurkan, bukan wajib," demikian Alhafiz Kurniawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.