Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkes Ungkap Penyakit Menular via Udara Bisa Jadi Diseases X yang Picu Pandemi

📅 Rabu, 31 Mei 2023, 14:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkes Ungkap Penyakit Menular via Udara Bisa Jadi Diseases X yang Picu Pandemi Doc: ox.ac.uk
Ket. Ilustrasi virus pembawa penyakit X.

JAKARTA - Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengemukakan ragam penyakit yang menular pada manusia via udara berpeluang sebagai penyakit X atau disease X yang bisa memicu pandemi di masa depan.

"Yang biasa menjadi penyakit global umumnya yang menular via udara, kalau lewat darah, air itu bisa dicegah. Tapi kalau udara, sulit dicegah, karena orang hidup tidak mungkin bisa berhenti bernapas," kata Siti Nadia Tarmizi yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (31/5).

Salah satu penyakit yang memiliki kemampuan menular via udara adalah influenza, seperti halnya Covid-19 yang memicu pandemi global.

"Makanya, selalu flu yang memiliki potensi besar jadi pandemi. Kami belum tahu obatnya apa, semua flu belum ada obatnya, dan paling sulit dihadapi, yang paling mungkin divaksin," katanya.

Selain influenza, Nadia juga menyebut beberapa kandidat penyakit X lainnya yang berkategori zoonosis atau menular dari hewan ke manusia, seperti Ebola, Hepatitis Akut, Monkey Pox, dan lainnya.

"Seperti Ebola, sudah beberapa tahun dibilang akan mendunia, tapi belum juga mendunia sampai sekarang," katanya.

Penyakit X adalah istilah yang diadopsi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Februari 2018 untuk menciptakan daftar ringkas dari cetak biru penyakit yang mewakili penyakit-penyakit hipotesis, yang belum diketahui, tapi berpotensi menyebabkan pandemi di masa depan.

WHO telah menyampaikan kemungkinan munculnya penyakit X pada Senin (22/5) dalam perkumpulan Majelis Kesehatan Dunia ke-76 di Jenewa, Swiss.

Nadia mengatakan penyakit X disebabkan oleh patogen yang tak diketahui pada manusia, berupa virus, bakteri, atau jamur, tanpa pengobatan yang diketahui.

Istilah penyakit X digunakan WHO sejak 2018 untuk penyakit-penyakit yang tak diketahui. Satu tahun berikutnya, COVID-19 muncul sebagai pandemi baru.

"Kesiapsiagaan saat ini untuk antisipasi agar negara bersiap. Masalahnya kami tidak tahu obatnya apa dan pemicunya apa," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.