Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

7 Makanan Terbaik untuk Dikonsumsi Penderita Asam Lambung

📅 Rabu, 31 Mei 2023, 11:08 WIB | Oleh:
7 Makanan Terbaik untuk Dikonsumsi Penderita Asam Lambung Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi

Memperhatikan asupan makanan untuk dikonsumsi menjadi hal penting yang harus dilakukan bagi penderita asam lambung. Ini bertujuan guna mencegah datangnya gejala penyakit tersebut.

Asisten profesor kedokteran klinis di Touro College Of Osteopathic Medicine di New York, Niket Sonpal mengingatkan, beberapa jenis makanan perlu dihindari penderita asam lambung, seperti red wine, kopi, cokelat, daging merah, pasta, gorengan, berbagai makanan berat lainnya. Sebab, sejumlah makanan tersebut dapat mengendurkan sfingter esofagus, katup kecil di pangkal kerongkongan yang menyebabkannya terbuka ketika seharusnya tidak terbuka.

"Ketika hal ini terjadi, asam lambung yang seharusnya tetap berada di dalam perut dapat menyelinap naik ke dada. Inilah yang membuat munculnya sensasi panas," kata Sonpal, dikutip dari Prevention, Rabu (31/5).

Terlebih lagi, makan makanan yang lebih besar dari biasanya dapat menyebabkan perut mengembang, yang membutuhkan lebih banyak asam untuk memecah semua isinya, sehingga memberikan lebih banyak tekanan pada sfingter.

"Dan jika Anda berbaring tepat setelah makan atau minum makanan pemicu? Asam dapat lebih mudah mengalir kembali ke tenggorokan Anda, menyebabkan rasa asam di mulut, mulas, batuk, atau bahkan mimisan," ujar Sonpal.

Sementara, pendiri dari Nutrition by Robin, Robin Foroutan mengatakan, semua orang dapat mengalami refluks asam lambung, terutama yang memiliki kelebihan berat badan, hamil, makan makanan rendah serat, berbaring tak lama setelah makan, atau tidak mengunyah makanan dengan baik lebih mungkin mengalami gejala-gejala seperti mulas, regurgitasi, dan bahkan nyeri dada.

Dilansir dari Prevention, berikut sejumlah makanan yang dapat membantu meredakan gejala asam lambung.

Pisang

Bukan rahasia lagi bahwa buah-buahan yang sangat asam, seperti jeruk, jeruk bali, atau buah beri, dapat memperparah refluks. Itulah sebabnya Foroutan menyarankan untuk mengonsumsi buah-buahan yang lebih ringan yang dapat membantu menjaga semuanya berjalan dengan baik, seperti pisang.

"Makanan yang mudah dicerna, tetapi juga tinggi serat, adalah kombinasi yang sangat bagus untuk pencegahan refluks," ucap Foroutan.

"Buah-buahan bagus karena sebagian besar terdiri dari air dan bergerak melalui perut dengan cepat," tambahnya.

Foroutan dan Sonpal mengatakan bahwa pisang adalah pilihan yang sangat bagus karena mereka menenangkan usus dan bahkan dapat membantu menetralkan asam lambung agar tidak menumpuk di kerongkongan.

Oatmeal

Foroutan merekomendasikan biji-bijian utuh yang hambar, seperti oatmeal, karena kaya akan serat. Oatmeal mungkin sangat ampuh, karena teksturnya yang tebal dan seperti agar-agar membantu menutup sfingter esofagus, sehingga Anda tidak akan mendapatkan banyak asam yang memercik ke atas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.