Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

7 Cara Sederhana Hentikan Sendawa Berlebihan

📅 Senin, 29 Mei 2023, 18:42 WIB | Oleh:
7 Cara Sederhana Hentikan Sendawa Berlebihan Doc: Daily Star
Ket. Ilustrasi

Bersendawa merupakan tindakan alami yang biasa dialami seseorang. Namun, kondisi tersebut tentu mengganggu jika terjadi secara berlebihan.

Sebenarnya, sendawa merupakan cara alami tubuh untuk mendetoksifikasi atau membuang gas berlebih dan merupakan hal yang normal. Namun jika Anda merasa terlalu sering bersendawa, mungkin perlu menilai kembali beberapa kebiasaan gaya hidup.

Sendawa atau refluks asam lambung, adalah proses alami di mana gas yang terkumpul di perut atau kerongkongan dikeluarkan melalui mulut. Sendawa adalah fungsi tubuh yang umum yang membantu mengeluarkan udara atau gas berlebih dari sistem pencernaan.

"Meskipun bersendawa sesekali adalah hal yang normal, bersendawa yang berlebihan dapat membuat tidak nyaman dan bahkan menyakitkan," kata ahli gizi Dr Manoj Kutteri.

Jika Anda merasa sering bersendawa, ada beberapa cara sederhana yang dapat dicoba untuk mengurangi sendawa dan meningkatkan kenyamanan pencernaan.

Dilansir dari Healthshots, berikut beberapa tips untuk berhenti sendawa.

  1. Hindari Minuman Soda

Minuman berkarbonasi seperti soda dan air soda mengandung gas karbon dioksida yang dapat memicu sendawa. Untuk mengurangi sendawa, pilihlah minuman non-karbonasi atau minum minuman berkarbonasi secara perlahan dan tidak berlebihan, sehingga gas keluar sebelum ditelan.

  1. Makan dan Minum Secara Perlahan

Kutteri mengatakan, makan dan minum terlalu cepat dapat menyebabkan menelan udara berlebih, sehingga menyebabkan sendawa. Untuk mencegah hal ini, luangkan waktu Anda saat makan, kunyahlah makanan Anda dengan seksama sebelum menelannya. Mengunyah makanan dengan baik akan membantu memecah makanan dan mencampurnya dengan air liur, sehingga membantu proses pencernaan dan mengurangi kemungkinan menelan udara.

  1. Hindari Permen Tinggi Gula

"Mengisap permen atau mengunyah permen karet dapat menyebabkan Anda menelan udara, yang menyebabkan Anda lebih sering bersendawa," kata Dr Kutteri.

Jika Anda cenderung bersendawa berlebihan, cobalah untuk mengurangi kebiasaan ini atau pilih alternatif yang bebas gula.

  1. Jauhi Makanan Pemicu Sendawa

Menurut dokter, makanan tertentu diketahui menghasilkan gas dalam sistem pencernaan, yang menyebabkan peningkatan sendawa. Contohnya termasuk kacang-kacangan, lentil, kubis, bawang, dan beberapa rempah-rempah.

Jika Anda mencurigai bahwa makanan tertentu dapat menyebabkan sendawa berlebihan, pertimbangkan untuk mengikuti diet eliminasi untuk mengidentifikasi dampak setiap makanan terhadap gejala Anda. Selain itu, merendam kacang-kacangan dan lentil sebelum memasaknya dapat membantu mengurangi sifat pemicu gas.

  1. Perhatikan Postur Tubuh yang Baik saat Makan

Postur tubuh Anda saat makan dapat mempengaruhi jumlah udara yang Anda telan.

"Duduk tegak dengan punggung tegak membantu mencegah penekanan pada perut, mengurangi tekanan dan kemungkinan bersendawa," kata Dr Kutteri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.