Ekowisata Dapat Tingkatkan Kualitas Pariwisata Berkelanjutan
Kamis, 25 Mei 2023, 18:33 WIBJAKARTA - Untuk mendorong kebangkitan ekonomi dan terciptanya lapangan kerja melalui pariwisata berkualitas dan berkelanjutan, salah satu caranya adalah dengan mengembangkan ekowisata.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan bahwa ekowisata memiliki peran penting dalam peningkatan kualitas kepariwisataan terutama di era modern. Pihaknya mengapresiasi Indonesian Ecotourism Network (IEN) bersama Asian Ecotourism dan semua pihak yang bekerja sama, atas upaya dan keberhasilan penyelenggaraan The Indonesia Ecotourism Summit (IES) 2023 di Bandung, Jawa Barat.
"Ekowisata menjadi sebuah tantangan sekaligus peluang dalam penyeimbangan antara pelestarian alam, budaya, dan pemberdayaan masyarakat lokal untuk meningkatkan kualitas pariwisata yang berkelanjutan," kata Sandiaga dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/5).
Dirinya juga berharap acara ini dapat menjadi platform untuk bertukar pikiran dan menerapkan langkah-langkah praktis untuk meningkatkan kualitas pariwisata khususnya ekowisata, memberdayakan masyarakat lokal melalui pariwisata, mempromosikan pariwisata yang bertanggung jawab, dan wacana keseluruhan tentang pariwisata berkelanjutan termasuk dalam pembangunan dan manajemen global, regional, nasional dan lokal.
Selain mendiskusikan isu-isu terkini terkait ekowisata, kegiatan yang dihadiri seluruh pemangku kepentingan ini juga bertujuan memperkuat jejaring antar pemangku kepentingan dan pelaku ekowisata di Indonesia, meningkatkan citra dan promosi produk ekowisata Indonesia secara berkelanjutan, dan perumusan deklarasi ekowisata Indonesia.
"Saya berharap acara ini dapat secara efektif mempromosikan dan meningkatkan pengembangan ekowisata di Indonesia. Juga mengantisipasi peningkatan kunjungan kelompok minat khusus, wisatawan minat khusus, dan pembentukan jaringan yang lebih kuat antara pemangku kepentingan ekowisata di Indonesia, kawasan Asia-Pasifik dan global di masa mendatang," ujar Sandiaga.
Jaga Tradisi
Sedangkan Ketua Jaringan Ekowisata ASEAN, Masaru Takayama, mengatakan, berbicara tentang masa depan pariwisata yang berkelanjutan tentu harus melihat ke belakang dan posisi Indonesia saat ini. Di mana apa yang telah dimiliki tidak boleh hilang. Apa yang ada saat ini harus dapat diwariskan ke generasi berikutnya tanpa mengubah apapun.
"Karena ecotourism telah ditemukan hampir lebih dari 30 tahun yang lalu. Bagaimana peran kita dalam mempertahankan apa yang kita punya, belajar dari pendahulu kita untuk menjaga tradisi dan menyesuaikannya dengan pengaruh-pengaruh eksternal terkini," katanya.
Lebih lanjut Masaru mengatakan, Asia masih menjadi pasar sekaligus sumber terbesar untuk ekowisata. Saat ini sudah saatnya kita menerapkan standar ekowisata untuk Asia.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Masalah Putusan MK Nomor 123/2026 Tentang Pasal 14 UU Tipikor 1999/2001
-
Demi Harga Diri Bangsa: Ambisi Besar Kevin Diks Tumbangkan Bulgaria di Hadapan Publik Sendiri
-
Menpar: Pariwisata Indonesia Berada di Jalur Pertumbuhan Positif
-
Harta Rp700 Juta Ludes, ART di Makassar Bobol Brankas Majikan demi Beli Mobil dan Rumah
-
Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditangkap Kejagung
-
Libur Lebaran, Telaga Sarangan Diserbu Hampir 70 Ribu Pengunjung
-
Raja Ampat Diusulkan Jadi Kawasan Khusus Nasional, Ini Dampaknya untuk Pariwisata Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.