• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Kenali Tanda-tanda Migrain...

Kenali Tanda-tanda Migrain Segera Kambuh

Jumat, 19 Jun 2026, 12:42 WIB

JAKARTA – Para penderita migrain ada baiknya mencermati tanda-tanda bahwa penyakit tersebut segera kambuh. Dokter spesialis saraf subspesialis neurokritikal dan intensif dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) dr. Ramdinal Aviesena Zairinal, Sp.N(K) menyampaikan bahwa migrain memiliki pemicu dan sinyal pertanda yang dapat menyebabkan serangan nyeri di satu sisi kepala itu muncul.

“Ya jadi kalau migrain itu ada pencetusnya, ada sesuatu yang bisa menyebabkan dia kambuh. Yang paling sering itu misalnya dia kelelahan, banyak aktivitas fisik yang melelahkan,” kata dokter yang akrab disapa Sena itu kepada ANTARA, di Jakarta, Jumat.

Ket. Foto: sakit kepala — Sumber: ist

Sena mengatakan pemicu migrain yang bisa sebabkan kambuh termasuk kurang istirahat atau kualitas tidur yang buruk, stres secara psikis tekanan emosional, perubahan hormonal terutama pada perempuan menjelang atau selama menstruasi dapat menjadi pemicu munculnya migrain.

“Ada juga yang lain itu makanan tapi enggak melulu setiap orang sama. Jadi pencetus ini bisa beda setiap orang. Kalau makanan yang pernah dilaporkan itu misalnya yang ada berbahan cokelat atau yang bisa mengandung juga semacam kayak MSG pengawet itu juga bisa (pemicu migrain),” tutur dia.

Setelah terpapar pemicu itu, menurut Sena, penderita dapat mengalami gejala sebagai sinyal awal munculnya migrain seperti badan terasa tidak nyaman, merasa lelah maupun capek.

Kondisi ini biasanya beberapa jam sebelum serangan migrain terjadi, sebagian penderita biasanya sudah merasakan. Namun, kata Sena, pada kondisi itu ada yang mampu mengenali gejala tersebut dan ada pula yang tidak menyadarinya.

Sena mengatakan bahwa ada sebagian penderita turut disertai dengan aura atau disebut gejala spesifik yang terjadi sekitar 60 menit sebelum nyeri kepala.

“Itu macem-macem ada yang kayak kilatan cahaya, kayak melihat sesuatu tuh kayak jadi distorsi ada yang berubah yang tadinya jauh jadi deket, atau bahkan ada yang sampai jadi kesulitan bicara. Jadi ada namanya aura. Petunjuk itu sebenarnya ada, tapi kadang pasien menyadari kadang enggak,” ujar dia.

Sena menambahkan migrain berupa nyeri kepala yang karakteristiknya terasa berdenyut mengenai satu sisi kepala seperti bagian kiri atau kanan. Keluhan ini disertai intensitas sedang sampai berat sehingga dapat menghambat aktivitas.

Migrain juga disertai durasi serangannya berkisar antara 4 jam hingga 72 jam, atau maksimal sekitar tiga hari.

“Jadi bukan yang terus-menerus sampai sebulan atau berminggu-minggu gitu, bukan. Migrain ini memang ditandai karakteristiknya dan ada durasinya,” imbuh dia.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.