Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Stabilitas Kawasan Harus Dijaga, Quad Ingin Ciptakan Kawasan Bebas Intimidasi dan Paksaan

📅 Senin, 22 Mei 2023, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Stabilitas Kawasan Harus Dijaga, Quad Ingin Ciptakan Kawasan Bebas Intimidasi dan Paksaan Doc: ANTARA/M. Irfan Ilmie
Ket. Pemandangan Kota Lhasa, Daerah Otonomi Tibet, Tiongkok, dilihat dari salah satu sudut bangunan Istana Potala, Sabtu (20/5/2023).

Hiroshima - Stabilitas kawasan harus dijaga. Para pemimpin Jepang, Australia, India, dan Amerika Serikat, yang tergabung dalam aliansi Quad, pada Sabtu sepakat menciptakan kawasan bebas dari intimidasi dan paksaan.

Komitmen tersebut adalah upaya Quad dalam mempertahankan tatanan berbasis aturan guna menghadapi ambisi militer dan ekonomi Tiongkok.

Dalam pertemuan di sela-sela KTT G7 di Hiroshima, para pemimpin Quad juga menyebutkan beberapa prinsip kemitraan untuk menghadapi tantangan di kawasan Indo-Pasifik, termasuk menciptakan persaingan yang bertanggung jawab dan bekerja secara terbuka dengan mitra-mitra kawasan lainnya.

"Kondisi keamanan kini sudah semakin genting...tatanan internasional berdasarkan aturan hukum tengah menghadapi ancaman," kata Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida saat duduk bersama dengan para pemimpin lainnya.

Dengan keadaan seperti itu, Kishida mengatakan sangat penting dalam mendorong komunitas internasional agar lebih sering bekerja sama, bukan memicu perpecahan dan konfrontasi.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan salah satu misi Quad adalah menunjukkan kapasitas demokrasi dalam mewujudkan kebebasan.

"Visi kami adalah (menciptakan) kawasan yang damai dan sejahtera, stabil dan aman, dan menghormati kedaulatan, bebas dari intimidasi dan paksaan, dan setiap perselisihan diselesaikan sesuai dengan hukum internasional," kata Quad.

Tiongkok mengkritik Quad sebagai NATO versi Asia meskipun kelompok tersebut bukan aliansi keamanan, melainkan aliansi kerja sama yang kini mencakup infrastruktur dan teknologi penting, perubahan iklim, dan luar angkasa.

"Kami menginginkan kawasan di mana semua negara dan masyarakat bisa memilih bebas tentang bagaimana mereka bekerja sama dan berdagang berdasarkan kemitraan, kesetaraan dan saling menghormati," kata Quad.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.