Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Satu Miliar Jiwa Terancam Kolera

📅 Senin, 22 Mei 2023, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Satu Miliar Jiwa Terancam Kolera Doc: AFP/OMAR HAJ KADOUR
Ket. Pemberian Vaksin I aTenaga kesehatan sedang memberikan vaksin kolera pada seorang anak di Kota Maaret Misrin di Provinsi Idlib, Suriah, pada awal Maret lalu. Pada akhir pekan lalu, PBB memperingatkan bahwa sekitar 1 miliar jiwa di seluruh dunia terancam oleh penyakit kolera.

JENEWA - Satu miliar orang di 43 negara berisiko terkena kolera, pandemi membunuh orang miskin, meskipun pencegahan dan pengobatan relatif mudah, PBB memperingatkan hal ini pada Jumat (19/5) pekan lalu.

PBB melabeli prospek suram ini dengan mengatakan tidak memiliki sumber daya untuk melawan wabah, dan semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk memulai pemberantasan, maka akan semakin buruk situasinya.

Saat ini PBB sedang berupaya menggalang dana bagi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan badan anak-anak UNICEF, sebesar 640 juta dollar AS untuk memerangi penyakit menular itu, seraya memperingatkan bahwa bencana kolera akan terjadi jika tindakan tidak segera ditingkatkan.

"WHO memperkirakan satu miliar orang di 43 negara berisiko terkena kolera," kata Henry Gray, manajer insiden badan kesehatan PBB untuk respons kolera global.

Sepanjang tahun ini, 24 negara telah melaporkan wabah kolera. Negara-negara yang biasanya tidak terkena kolera saat ini justru mewabah dan tingkat kematian kasus penyakit ini jauh melebihi rata-rata 1 dari 100.

Gray menyalahkan peningkatan kasus pada kemiskinan, konflik dan perubahan iklim, serta perpindahan penduduk sebagai pemicunya karena semua itu membuat orang menjauh dari sumber makanan dan air yang lebih aman, dan dari dukungan medis.

"Dengan meningkatnya jumlah negara yang terkena kolera, sumber daya yang tersedia untuk pencegahan dan tanggapan semakin sedikit tersebar," kata Gray dalam jumpa pers.

Perlu Investasi

Kolera tertular dari bakteri yang umumnya ditularkan melalui makanan atau air yang terkontaminasi. Penyakit ini menyebabkan diare dan muntah, dan bisa sangat berbahaya bagi anak kecil.

Jerome Pfaffmann Zambruni, kepala unit darurat kesehatan masyarakat UNICEF, mengatakan peningkatan kasus kolera adalah sebuah peringatan.

"Ada pandemi yang membunuh orang miskin tepat di depan kita dan kita tahu persis bagaimana menghentikannya, tetapi kita membutuhkan lebih banyak dukungan dan lebih sedikit kelembaman dari komunitas global karena jika kita tidak bertindak sekarang, itu akan menjadi lebih buruk," ucap Zambruni.

Meskipun kolera dapat membunuh dalam beberapa jam, penyakit ini dapat diobati dengan rehidrasi oral sederhana, dan antibiotik untuk kasus yang lebih parah. Tetapi banyak orang tidak memiliki akses tepat waktu ke perawatan semacam itu. Wabah kolera pun dapat dicegah dengan memastikan akses ke air bersih dan meningkatkan pengawasan.

"Tapi kekurangan dana untuk respons cepat akan memakan korban jiwa yang bisa diselamatkan. Solusi keseluruhannya adalah investasi jangka panjang dalam infrastruktur air limbah," ungkap Gray. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

31 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

31 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

31 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.