Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harus Cepat Diatasi, BMKG Deteksi 12 Titik Panas di Kalimantan Timur

📅 Rabu, 17 Mei 2023, 20:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harus Cepat Diatasi, BMKG Deteksi 12 Titik Panas di Kalimantan Timur Doc: ANTARA/ HO Pusdalops Kabupaten PPU
Ket. Ilustrasi- Petugas dari Pusdalops BPBD Kabupaten PPU memadamkan kebakaran lahan pada 2021.

Balikpapan - Harus cepat diatasi, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mendeteksi 12 titik panas (indikator awal kebakaran hutan dan lahan) tersebar di Provinsi Kalimantan Timur, sehingga semua pihak diajak waspada agar jumlah titik panas tidak bertambah.

"Sebanyak 12 titik panas itu hasil pemantauan sepanjang Selasa (17/5) mulai pukul 01.00 hingga 24.00 Wita," ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan BMKG Balikpapan Diyan Novrida di Balikpapan, Rabu.

Sebaran 12 titik panas ini sudah ia informasikan ke pihak terkait, termasuk ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat agar mendapat tindakan lebih lanjut.

Tiga hari sebelumnya, Minggu (14/5) pihaknya juga mendeteksi 22 titik panas, namun titik panas tersebut sudah padam setelah dilakukan penanganan pihak terkait dan karena adanya hujan.

Sedangkan 12 titik panas yang terpantau sepanjang Selasa, merupakan titik panas baru yang muncul di lokasi yang berbeda dengan titik koordinat yang berbeda pula ketimbang hari sebelumnya.

Ke-12 titik panas ini tersebar di tiga kabupaten, yakni di Kabupaten Kutai Barat satu titik yang berada di Kecamatan Dilangputi, di Kabupaten Berau tiga titik yang tersebar di Kecamatan Sambaliungsatu dan Kecamatan Gunung Tabur dua titik.

Kemudian di Kabupaten Kutai Timur terdeteksi delapan titik panas yang semuanya berada di Kecamatan Bengalon. Semua titik panas tersebut memiliki tingkat kepercayaan menengah.

"Kami mengimbau kepada semua pihak untuk selalu waspada dan harus saling menjaga agar tidak terjadi kebakaran hutan maupun lahan, meskipun bulan ini di Kalimantan Timur masih masuk musim hujan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
MSCI akan Hapus Indonesia d...

Chery Freelander Akan Masuk ke Indonesia pada 2027

34 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Chery Freelander Akan Masuk...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.